RADARSITUBONDO.ID - Tahap gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP mulai digelar besok, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi tahap akhir uji kesiapan sistem sebelum pelaksanaan TKA utama yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April mendatang.
Program gladi bersih nasional ini akan berlangsung selama sembilan hari hingga 17 Maret 2026. Secara otomatis, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 8,6 juta siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menjelaskan bahwa jumlah peserta yang terdaftar tahun ini sesuai dengan proyeksi awal pemerintah.
Menurutnya, dari total peserta tersebut terdiri dari 4.452.973 siswa jenjang SD/MI/sederajat serta 4.207.509 siswa jenjang SMP/MTs/sederajat.
“Jumlah pendaftaran tahun ini sesuai dengan harapan dan perencanaan awal,” kata Toni dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Makna Wafat di Bulan Ramadhan: Ulama Tegaskan Tidak Ada Dalil Khusus, Amal Saleh Tetap Jadi Penentu
Gladi bersih merupakan tahap krusial sebelum pelaksanaan TKA utama. Berbeda dengan simulasi yang sebelumnya telah dilaksanakan, kegiatan ini menggunakan data peserta resmi dan wajib diikuti oleh seluruh siswa yang telah terdaftar dalam sistem.
Dengan kata lain, gladi bersih menjadi gambaran paling mendekati kondisi ujian sebenarnya.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara simulasi dan gladi bersih.
Menurutnya, simulasi lebih menitikberatkan pada pengenalan sistem dan mekanisme ujian, sedangkan gladi bersih berfungsi memastikan seluruh komponen teknis benar-benar siap digunakan.
“Gladi bersih dilaksanakan dengan skema dan kondisi yang mendekati pelaksanaan sebenarnya, termasuk sistem kesiapan, prosedur, dan koordinasi petugas,” ujarnya.
Baca Juga: Musik Indonesia Berduka, Dua Tokoh Berpulang
Dalam pelaksanaan gladi bersih, berbagai aspek teknis akan diuji secara menyeluruh. Mulai dari kesiapan perangkat komputer di sekolah, stabilitas jaringan internet, hingga kelancaran sistem aplikasi ujian berbasis digital.
Selain itu, koordinasi antara proktor, teknisi, dan pengawas ruang juga menjadi bagian penting yang diuji selama kegiatan berlangsung.
Rahmawati menegaskan bahwa tujuan utama gladi bersih adalah meminimalkan potensi kendala teknis yang mungkin muncul saat ujian utama dilaksanakan.
“Fungsinya adalah memastikan seluruh aspek berjalan optimal sehingga risiko gangguan saat TKA utama dapat ditekan seminimal mungkin,” tambahnya.
Baca Juga: Berjuang Melawan Tiga Penyakit, Donny Fattah Tutup Usia di RS Fatmawati
Dalam pelaksanaannya, sekolah disediakan untuk menentukan jadwal gladi bersih sesuai dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan.
Artinya, setiap sekolah dapat menyesuaikan waktu pelaksanaan berdasarkan kesiapan perangkat, jaringan, maupun sumber daya manusia yang terlibat.
Menariknya, satuan pendidikan juga diperbolehkan memilih gelombang gladi bersih yang berbeda dengan gelombang TKA utama.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Pusat Asesmen Pendidikan juga menyediakan jadwal tambahan gladi bersih pada tanggal 30–31 Maret 2026 bagi sekolah yang membutuhkan waktu tambahan.
Baca Juga: Perjalanan Karier Vidi Aldiano: Dari Penyanyi Muda hingga Ikon Pop Indonesia
Jadwal Lengkap TKA 2026
Setelah seluruh tahapan gladi bersih selesai dilaksanakan, pemerintah akan melanjutkan dengan pelaksanaan TKA utama.
Berikut jadwal resmi pelaksanaan TKA 2026:
- Gladi bersih: 9–17 Maret 2026
- Tambahan gladi bersih: 30–31 Maret 2026
- TKA utama jenjang SMP: 6–16 April 2026
- TKA utama jenjang SD: 20–30 April 2026
- TKA susulan: 11–17 Mei 2026
- Pengumuman hasil: 24 Mei 2026
Jadwal tersebut telah disiapkan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian secara optimal, termasuk bagi siswa yang berhalangan hadir pada jadwal utama.
Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Industri Musik Indonesia Berduka
Dalam pelaksanaannya, Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 akan mengukur kemampuan siswa pada dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
Mata pelajaran kedua ini dipilih karena dianggap merepresentasikan kemampuan literasi dan numerasi siswa secara umum.
Hasil TKA nantinya tidak hanya menjadi indikator prestasi akademik siswa, tetapi juga memiliki peran penting dalam proses seleksi pendidikan.
Kemendikdasmen menyebut hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu referensi dalam jalur prestasi akademik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Dengan demikian, nilai TKA berpotensi menjadi pertimbangan penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya melalui jalur prestasi.
Pemerintah berharap pelaksanaan gladi bersih hingga TKA utama dapat berjalan lancar di seluruh daerah.
Dengan jumlah peserta yang mencapai jutaan siswa, kesiapan sistem dan koordinasi antar pihak menjadi faktor krusial untuk menjamin keberhasilan terlaksananya asesmen nasional tersebut.
Editor : Agung Sedana