RadarSitubondo.id - Guru di SMPN 4 Situbondo pantas diacungi jempol. Sebab, mereka sudah berhasil mendidik siswa-siswinya berhasil dalam menjuarai sejumlah perlombaan dari tingkat kabupaten, Jawa Timur (Jatim) hingga Nasional.
Kepala SMPN 4 Situbondo, Drs. Agus Sugianto, M.Pd mengatakan, dalam jangka waktu delapan bulan terakhir ini, Siswa-siswanya sudah banyak membanggakan sekolah maupun Kota Santri.
Betapa tidak, anak didiknya banyak mendapatkan penghargaan setiap kali dikirim mengkuti perlombaan.
“Di bulan Oktober ada dua siswi kami yang menang kejuaraan Taekwondo, yaitu Annisa Octania Safitri dan Ayu Wandira. Untuk katagori putra diraih Junior Aldi Saputra. Di bulan itu (Oktober) juga ada tim regu putri yang mendapat juara teknik pramuka tingkat Kabupaten Situbondo ,” ungkap Agus kepada koran ini, kemarin (2/10).
Untuk di Bulan September, lanjut dia, siswa-siswinya lebih banyak lagi membawa pulang prestasi.
Di antaranya adalah juara dalam Olimpiade Matematika Universitas Jember dan olimpiade nasional (OSN).
“Untuk Bulan September siswa-siswi kami memenangkan 14 lomba, seperti Kejurprof Jatim Taekwondo, Olimpiade Matematika Universitas Jember, juara China Mathematical Olympiad dan banyak lagi yang lain,” tegas Agus.
Tak hanya itu, pada Bulan Agustus, siswa-siswi SMPN 4 Situbondo juga meraih sejumlah prestasi dalam OSTN Matematika dan Yapresindo Nasional Online.
Sedangkan pada tanggal 15 Mei, siswa siswinya memenangkan juara pertanque dan perlombaan matematika.
“Siswa siswi kami juga memenangkan juara satu lomba Kyorogi Kejurprov Taekwondo dan meraih juara medali perak Bupati Cup Jember. Acaranya pada bulan Maret dan Januari. Dari sekian lomba yang diikuti, ada enam medali emas, delapan medali perak, dan tiga medali perunggu, lain-lain berupa piagam dan sertifikat juga banyak,” tegas Agus.
Dia meminta kepada siswa-siswi yang berprestasi bisa memberikan contoh dan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya.
Sebab, prestasi tersebut tidak hanya untuk bidang akademik saja. Siswa juga harus berprestasi di bidang non akademik.
“Kita harus dukung dalam rangka untuk mengasah keterampilan, bakat siswa-siswi," katanya.
Diakui, dari sekian lomba yang sudah dimenangkan tentu tidak akan lepas dari kesabaran dan ketegasan guru dalam mendidik.
Sehingga banyak anak didik yang meraih kemenangan setiap kali ikut perlombaan.
Tak hanya itu, lembaga yang dipimpinnya itu juga menekankan kepada siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.
Seperti melakukan salat duha berjamaah, bimbingan baca alquran bagi siswa yang belum bisa atau belum lancar membaca alquran.
Selain itu, pihaknya juga menekankan untuk ikut kegiatan drumband, kesenian dan olahraga.
“Alhamdulillah saat ini kami juga punya tiga guru mapel SMPN 4 yang berhasil lolos sebagai guru penggerak dari program kemendikbud sekolah berkemajuan terbaik, sehingga mendapat BOS kinerja tahun 2023 Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah,”pungka Agus. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono