Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bupati Peringatkan ASN Harus Netral Saat Pemilu, Disampaikan Saat Pelantikan Kepala Sekolah

Iwan Feriyanto • Kamis, 9 November 2023 | 17:00 WIB
SAKRAL: Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi melantik kepala sekolah TK,SD dan SMP di Pendapa Aryo Situbondo, Rabu (8/11) kemarin.
SAKRAL: Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi melantik kepala sekolah TK,SD dan SMP di Pendapa Aryo Situbondo, Rabu (8/11) kemarin.

RadarSitubondo.id  – Para aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan Pemkab Situbondo dituntut bersikap netral menjelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).

Jika terbukti memihak pada calon legislatif maupun partai politik, maka akan disanksi tegas.

Kebijakan tersebut diambil Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi sebagai tindak lanjut dari intruksi presiden.

Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi mengatakan, dirinya sudah menyampaikan imbauan tersebut cukup lama.

Bahkan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) telah menerima langsung surat intruksi Bupati terkait netralitas ASN.

“Kita sudah berkirim surat intruksi kepada OPD agar disampaikan kepada seluruh perangkat di bawahnya dan perangkat daerah masing-masing,” ujarnya, Rabu (8/11) dalam sambutannya saat melantik ratusan kepala sekolah di Pendapa Aryo Situbondo.

Pria yang akrab disapa Bung Karna itu menyampaikan, sikap netralitas ASN kini tidak hanya menjadi perhatian bupati.

Tapi, juga sorotan presiden. Bupati hanya menegaskan agar tidak ada ASN yang masuk dalam kepentingan politik.

“Jadi yang saya sampaikan ini intruksi dari presiden. Saya berharap, ASN di sini tidak ada yang miring-miring. Kalau sampai ketahuan maka tanggung sendiri akibatnya. Pasti ada sanksi yang diterima,” ungkapnya.

Sementara itu terkait dengan pelantikan kepala sekolah, Bung Karna meminta mereka harus aktif bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Ini penting dilakukan dalam rangka menarik minat anak sekolah.

“Kepala sekolah kalau tidak mau bersosialisasi dengan warga di sekitar sekolah, jangan berharap pada saat penerimaan siswa baru yang datang banyak,” ucap pria asal Kecamatan Arjasa itu.

Bung Karna mengatakan, saat ini warga akan lebih cenderung memasukkan anaknya ke pondok pesantren.

Sebab, dengan dimondokkan, orang tua akan merasa jauh lebih aman. Dan yang paling penting, bisa menambah ilmu agama.

“Dengan memasukkan anaknya ke pondok pesantren mereka tidak akan kesulitan menjaga anaknya. Cukup memberikan kiriman uang saja sudah tidak kahwatir lagi. Mereka pasti aman saat berada di pondok,”pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelantikan #Bung karna #pendidikan #Pemkab Situbondo #Dispendik Situbondo