Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Proses Penebangan Pohon di SMAN 1 Situbondo Dinilai Sesuai Prosedur

Iwan Feriyanto • Senin, 8 Januari 2024 | 01:33 WIB
ANTISIPASI BENCANA: Ketua Fraksi Partai Demokrat, Janur Sastra Ananda didampingi kepala sekolah SMAN 1 Situbondo, Marta Mila Sughesti meninjau bekas pohon yang ditebang,Kamis (4/1) lalu.
ANTISIPASI BENCANA: Ketua Fraksi Partai Demokrat, Janur Sastra Ananda didampingi kepala sekolah SMAN 1 Situbondo, Marta Mila Sughesti meninjau bekas pohon yang ditebang,Kamis (4/1) lalu.

RadarSitubondo.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Janur Sasra Ananda menilai proses penebangan pohon di halaman SMAN 1 Situbondo SMASA sudah tepat.

Sebab, sebelum dilakukan pemotongan, pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada wali murid maupun paguyuban internal sekolah.

Pria yang akrab disapa Janur itu menjelaskan, proses penebangan pohon telah terdokumentasi secara jelas.

Bahkan, dirinya telah menyaksikan secara langsung seluruh kegiatan yang dilakukan sekolah.

“Secara administrasi mungkin sudah terpenuhi tahapan-tahapannya. Baik dari sisi daftar hadir melibatkan perwakilan, paguyuban, wali murid siswa itu sudah terpenuhi ,” ujarnya, Jumat (5/1) kemarin.

Janur mengatakan, ada beberapa penyebab sehingga sekolah melakukan penebangan pohon.

Seperti mengantisipasi terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang. Sehingga peristiwa itu tidak memakan korban.

“Tadi disampaikan oleh kepsek, kalau satu pekan yang lalu itu terjadi pohon tumbang. Untungnya tidak ada aktivitas di sekolah karena libur. Nah, hal itu yang diantisipasi khawatir terjadi kembali,” jelasnya.

Selain itu, Janur menyampaikan, meskipun sekolah memiliki niat baik atas tindakan yang dilakukan, namun ada yang kurang tepat.

Yakni masalah komunikati antara sekolah dengan wali murid atau siswa. Sehingga menimbulkan persoalan.

“Cuma yang menurut saya kurang adalah pola komunikasi kepada wali kelas dan kepada siswa. Saya meminta pada sekolah ke depan untuk memperbaiki pola komunikasi,” kata pria berambut gondrong itu.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Situbondo, Ari mengatakan, meskipun beberapa pohon telah ditebang, namun hal itu tidak akan memengaruhi terhadap kenyamanan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di kelas.

Pihak sekolah memaksimalkan ketersediaan fasilitas pendingin ruangan agar bisa nyaman digunakan.

“Kami menghimbau kepada pihak sekolah agar ketersediaan AC itu berfungsi secara maksimal. Sehingga anak-anak saat belajar bisa tenang dan nyaman,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#sman 1 situbondo #penebangan pohon #DPRD Situbondo #Pemkab Situbondo