RadarSitubondo.id- Siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Panji, bermalam di Puslatpur Marinir V Baluran. Keberadaan mereka di pusat latihan perang, itu untuk belajar kedisiplinan dan lebih menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Kepala SMAN 1 Panji, Gatot Dwi Pujihandoko mengatakan, acara yang sedang berlangsung merupakan amanat penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) SMAN 1 Panji.
"Selama tiga hari, sebanyak 323 siswa akan diajarkan tentang disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari makan, mandi, tidur dan mengatur waktu yang benar," ujar Gatot, Kamis (16/5).
Jangka waktu tiga hari memang sangat singkat untuk membentuk sebuah karakter. Namun, pelatihan yang dipandu langsung oleh anggota TNI tersebut, diharapkan bisa menjadi bekal bagi anak didik untuk menjadi orang yang disiplin.
"Setiap hari para siswa diajak beraktivitas sejak pukul 04.00 hingga 22.00. Saya meyakini, meskipun hanya tiga hari cukup banyak ilmu yang akan didapatkan anak didik kami," Jelas Gatot.
Dikatakan, banyak materi yang yang diberikan kepada siswa-siswinya. Di antaranya materi larangan-larangan selama berada di kawasan hutan. Itu menjadi materi awal sebelum melanjutkan pembelajaran di ruang terbuka.
"Materi yang diberikan ada kedisiplinan, hari ke dua outbond mulai dari mountaineering hingga latihan baris berbaris," ucap Gatot.
Yang cukup seru dalam pendidikan kedisiplinan dan mendalami unsur-unsur pancasila, lanjut Gatot, para siswa dibebani tugas menjelajahi hutan pada malam hari. Tujuannya untuk melatih mental siswa.
"Soal keamanan sudah terjamin, karena para siswa didampingi oleh anggota TNI yang sudah mengetahui sudut-sudut Hutan Baluran," tegas Gatot.
Tak hanya itu, para siswa juga bisa berkenalan dengan sejumlah alat perang milik TNI. Dari baju perang, senjata api, dan tempat titik perang.
"Kami yakin, para siswa bakal menikmati pelatihan selama tiga hari. Harapan kami, semoga para siswa bisa menerapkan ilmu yang didapatkan selama belajar dengan Anggota TNI," pungkas Gatot. (hum/pri)
Editor : Salis Ali Muhyidin