RadarSitubondo.id – Forum Wanita Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (FORNIDA) LDII Situbondo menggelar Seminar Wanita bertajuk ‘Penguatan Peran Perempuan dalam mewujudkan Harmonisasi Keluarga Demi Lahirnya Generasi Unggul’.
Kegiatan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini diharapkan bisa menjadi forum edukasi meningkatkan kualitas perempuan dalam membangun keluarga bahagia serta mencetak generasi taat agama.
Acara ditempatkan di Masjid Nurul Haq, Jalan Anggrek Gang X, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Senin malam (20/5). Dibuka Wakil Bupati Situbondo Nyai. Hj. Khoirani, S.Pd, MH.
Kegiatan tersebut, juga dihadiri narasumber dari perwakilan LDII Jawa Timur, Sovia Sahid, M.Psi.
Ketua Fornida LDII Situbondo, Sri Windarti, S.Pd mengatakan, menjadi perempuan atau ibu rumah tangga tidak mudah.
Sebab, memiliki tanggungjawab sebagai seorang istri sekaligus menjadi contoh bagi anak yang dilahirkan.
“Kami ingin selalu mengajak wanita dan remaja putri LDII menjadi wanita yang haus akan ilmu. Menjadi perempuan yang berkualiatas dan SDM-nya yang bagus. Akhirnya bisa membawa keluarga bahagia dan anak-anak yang soleh dan solehah,” ujarnya, Selasa (21/5).
Windarti menyatakan, untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul perlu berbagai upaya untuk mendorong agar para perempuan selalu meningkatkan pengetahuan dirinya.
Fornida LDII juga melakukan sejumlah kegiatan lain yang dapat menambah keilmuan mereka.
“Sejalan dengan canggihnya teknologi, banyak sekali keluarga yang dirasa mengalami situasi tidak baik-baik saja,” ucapnya.
Kata Windarti, rata-rata persoalan yang terjadi dalam internal keluarga bermula dari kasus sepele. Penyebab awal biasanya karena salah paham yang terjadi pada suami dan istri.
Itu terjadi karena kurang paham tentang cara komunikasi yang dapat mencegah terjadinya kasus tersebut.
“Kita ingin membuat ibu-ibu ini saling belajar bisa komunikasi yang baik, karena dengan komunikasi yang baik itu akan bisa membawa dalam kehidupan baik-baik saja. Apalagi di era gadget saat ini mudah terjadi kesalahpahaman,” jelasnya.
Windarti beraharap, semua keluarga LDII di Kabupaten Situbondo menjadi keluarga bahagia sakinah mawadah warahman.
Lalu, memunculkan generasi unggul dan SDM yang unggul serta memiliki karakter dan akhlak mulia.
“Suami dan istri selalu semangat, ikhlas dan berdedikasi tinggi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis agar terbina penerus berkarakter luhur,” harapnya.
Lebih lanjut, Windarti mejelaskan, untuk membangun keluarga yang harmonis cukup mudah. Caranya untuk suami maupun istri itu harus bisa sama-sama saling menghargai dan saling terbuka.
Dengan begitu, rumah tangga yang dibangun akan harmonis dan tidak malu untuk menyampaikan kasih sayang terhadap suami.
“Perempuan juga harus menghormati suami sebagai pemimpin rumah tangga serta sikap terbuka dalam melakukan komunikasi untuk menghadapi setiap permasalahan rumah tangga,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj. Khoirani mengapresiasi atas seminar wanita yang digelar LDII.
Sebab, kegiatan tersebut memberikan edukasi terhadap perempuan agar mampu membangun keluarga yang harmonis.
“Yang jelas seorang perempuan sebagai ibu rumah tangga ini menjadi tauladan bagi anak-anak kita. Jadi betul sekali Kalau LDII mengadakan penyuluh untuk menyerap ilmunya untuk ibu rumah tangga dan remaja putri,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin