RadarSitubondo.id – SMPN 1 Situbondo patut diacungi jempol. Sebab, dalam satu tahun ini mampu mencetak siswa-siswi juara dalam lomba akademik.
Terbaru, SMPN favorit di Kota Santri ini meraih juara dua dalam ajang inovasi daerah tahun 2024, kategori sekolah.
Kepala SMPN 1 Situbondo, Sri Rahayu Supandi mengatakan, salah satu prestasi yang menjadi kebanggaan adalah meraih juara 2 dalam memanfaatkan aplikasi Spensasi Smarting Library yang akrab disebut S-TELER.
“Alhamdulillah dalam penghargaan anugerah inovasi daerah tahun 2024 yang terlaksana pekan lalu (12/6), SMPN 1 bisa meraih juara 2 dalam memanfaatkan Aplikasi S-TELER. Tentu kami senang karena yang menyaksikan langsung adalah Bupati, Kepala OPD, dan guru-guru yang hadir ke pendapa Situbondo,” ucap perempuan yang akrab disapa Yutun itu, Rabu (19/6).
Lailaturrohmah, salah satu tim innovator di sekolah tersebut mengatakan, S-TELER dianggap sebuah inovasi perpustakaan digital yang awalnya memang dipersembahkan untuk remaja spensasi untuk generasi Z. Sebab peserta didik di tahun ini adalah peserta didik kelahiran tahun 2010.
“Ini perpustakaan berbasis web, untuk alamatnya ketika membuka geogle dengan alamat S-TELER .com. Di situ akan tampil berbagai fitur, di antaranya, e-katalog, e-books, narasi dan karya siswa, dan data peminjaman S-TELER, pusat layanan dan informasi, buku tamu, pedoman dan lain-lain. Cukup lengkap,” jelas Lailaturrohmah.
Kata dia, keunggulan dari aplikasi tersebut adalah perpustakaan digital pertama di Kabupaten Situbondo yang dikembangkan sendiri oleh sekolah. Sehingga sekolah tidak perlu bekerjasama dengan tim IT dari luar.
“Keunggulan dari aplikasi ini adalah ada fitur karya siswa-siswi, sehingga karya siswa terakomodir dalam satu aplikasi dan bisa dinikmati oleh banyak orang tidak hanya bagi siswa saja,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Norma Yuni Riantika, yang juga tim innovator. Dia berharap agar perpustakaan digital tersebut tidak hanya berhenti untuk lomba inovasi saja.
Namun, juga harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Situbondo.
“Harapannya juga bisa meningkatkan indek literasi di Kabupaten Situbondo dan indek literasi nasional,” harapnya.
Kata Norma, salah satu yang dilakukan tim inovator spensasi adalah mengadakan writing competition.
Yaitu menyaring sepuluh terbaik karya siswa-siswi berupa cerpen dan puisi yang akan dipublikasi melalui aplikasi S-TELER tersebut.
“Ini akan memberikan penghargaan secara tidak langsung kepada siswa-siswi yang sudah mengikuti lomba, hal ini juga sebagai motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya. Harapan besar semoga ada lulusan yang bias jadi penulis handal,” imbuh Norma.
Sekedar dikethaui, SMPN 1 Situbondo di akhir tahun ini cukup banyak meraih prestasi dalam perlombaan akademik.
Untuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) sudah maju ke tingkat provinsi bidang studi matematika.
Kemudian untuk Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) bidang seni dan budaya Spensasi maju ke tingkat provinsi untuk lomba assembe music setela menjadi juara 1 tingkat Kabupaten.
Tak hanya itu, presatasi yang sudah berhasil diraih yaitu lomba pantonim juara 2 di Kabupaten Situbondo sekaligus meraih juara 2 musik tradisional tingkat Kabupaten.
Untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) juga maju ke tingkat Provinsi Jawa Timur jenis lomba bulu tangkis putri, kemudian pencak silat dan juga lomba renang putri. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin