Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Klarifikasi Kepala SD di Situbondo yang Sempat Viral Siswanya Gagal ke Provinsi Padahal Juara 1

Muhammad Khoirul Rizal • Selasa, 25 Juni 2024 | 20:49 WIB
Klarifikasi kepala SD Situbondo yang siswanya viral.
Klarifikasi kepala SD Situbondo yang siswanya viral.

RadarSitubondo.id - Sempat viral di media sosial siswa SD di Situbondo gagal berangkat ke provinsi padahal juara 1 lomba lari olimpiade.

Video viral itu berupa protes dari kepala desa Curah Cottok, Mohammad Samsuri.

Ia mempertanyakan bagaimana nasib anak warganya itu yang gagal berangkat ke olimpiade di tingkat provinsi.

Dalam video itu dikatakan Denia Ramadani juara 1 lomba lari yang diselenggarakan Dispendikbud Situbondo.

Adapun hadiah yang dijanjikan yakni sebesar Rp1,5 juta. Namun yang diterima hanya Rp500 ribu.

Tidak hanya itu, Denia juga tidak berangkat ke provinsi. Ia digantikan peserta yang justru tidak menempati juara.

Sontak kades Curah Cottok pun mempertanyakan hal tersebut, ia menduga warganya itu sengaja dipermainkan.

Terkait hal itu, Kepala SDN 4 Curah Cottok tempat Denia bersekolah, memberikan klarifikasi terkait video viral yang beredar.

"Kemarin memang ada lomba O2SN, kami mengikutkan siswa kami kebetulan guru olahraganya tidak ada. Jadi kita berangkat ke kecamatan sampai selesai juara satu. Kami tidak tahu kalau sebenarnya itu harus mendaftar terlebih dahulu di link Puspresnas," kata Erlin Nurkamila Dewi.

Jadi, Denia tidak mendaftar online. Sementara seluruh peserta yang mengikuti olimpiade tingkat provinsi harus teregistrasi secara online.

"Di sanalah baru ketahuan kalau siswa kami tidak terdaftar di link Puspresnas," tambahnya.

"Setelah ditelusuri ternyata dulu pernah katanya link itu di sampaikan ke kami di bulan Februari. Karena ketidaktahuan saya dan kelalaian saya, jadinya saya tidak tahu kalau ternyata sama operator Dapodik belum didaftarkan ke Puspresnas," pungkasnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #gagal berangkat #juara 1 #siswa sd #online #LINK #olimpiade #viral