RadarSitubondo.id - SMAN 1 Banyuputih (SMANSABA) mendeklararasikan diri sebagai lembaga yang siap mengutamakan kedisiplinan dan bersih dari kasus perundungan.
Itu dilaksanakan dalam menyambut kedatangan siswa-siswi baru.
Kepala SMANSABA, Irpan Hilmi, S. Pd, M.P, mengatakan, untuk mengawali masuk sekolah di tahun ajaran baru, seluruh siswa diajak untuk apel pagi.
Selanjutnya dilakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk SMA/SMK/SLB Negeri/Swasta se-Jawa Timur melalui daring.
“Kali ini mengambil tema, ‘Kami Siap Menyukseskan Anti Perundungan di Jawa Timur’,” ungkap Hilmi, Senin (15/7).
Kata dia, dalam kegiatan MPLS tersebut, sekolahnya memberikan seragam kepada siswa yang dianggap kurang mampu.
Tujuannya, agar mereka juga memiliki seragam yang bagus untuk menggali ilmu di sekolah.
“Pemberian seragam gratis yang dilakukan secara serentak di Seluruh Jawa Timur ini berhasil mencetak rekor MURI,” kata Hilmi.
Kegiatan tambahan MPLS di SMAN 1 Banyuputih, yaitu baris berbaris dan pemberian wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Babinsa Koramil Banyuputih, Bapak Gusnadi.
Dengan adanya pelatihan baris-berbaris diharapkan kedisplinan siswa bisa terbentuk.
“Anggota Polsek Banyuputih juga mendapat bagian mengisi penyuluhan bahaya narkoba dan imbauan anti bullying sekaligus tatacara berlalulintas yang baik,” Tegas Hilmi.
Hilmi berharap ajaran tahun baru bisa membawa semangat baru dan prestasi yang gemilang bagi seluruh siswa.
“Semoga di tahun ajaran ini menambah semangat baru baik kepada siswa maupun kepada guru, semoga tahun ini siswa bisa meraih prestasi-prestasi yang mengharumkan nama lembaga,” pungkas Hilmi. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin