Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jadi Pendiri Sekaligus Pengasuh Ponpes Sukorejo Situbondo, Tahun Berapa Kiai Syamsul Arifin Wafat?

Muhammad Khoirul Rizal • Rabu, 14 Agustus 2024 - 22:56 WIB
Alm. KHR Syamsul Arifin. (NU Online)
Alm. KHR Syamsul Arifin. (NU Online)

RadarSitubondo.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, didirikan oleh KHR Syamsul Arifin.

Ponpes Sukorejo awalnya didirikan di tengah hutan belantara di Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dimana, saat itu belum ada satu orang pun yang berani membabat hutan tersebut.

Kiai Syamsul beserta putranya KHR As'ad mendirikan pesantren dibantu beberapa santri yang berasal dari Madura.

Pendirian pesantren itu mulai dilakukan pada tahun 1328 Hijriyah atau 1908 Masehi.

Saat itu, proses belajar mengajar dilakukan dengan sangat sederhana hanya dengan gubuk-gubuk kecil.

Tidak hanya berdiri sebuah pesantren, masyarakat pun mulai berdatangan untuk kemudian menetap di sekitar pondok.

Hutan yang telah dibabat itu pun berkembang menjadi areal pertanian ladang dan kebun yang hasilnya mulai bisa dirasakan penduduk.

Hingga pada akhirnya, Kiai Syamsul mulai dikenal dan santri-santri banyak yang berdatangan.

Pesantren pun terus berkembang dengan banyaknya santri-santri dari areal tapal kuda yang datang.

Setelah pesantren berkembang dan banyak santri, Kiai Syamsul pun wafat pada tahun 1951.

Proses belajar mengajar akhirnya dilanjutkan oleh putranya yakni, KHR. As'ad Syamsul Arifin. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #salafiyah syafi'iyah #banyuputih #kiai as'ad #Asembagus #pendiri #Pengasuh #pesantren sukorejo #KHR As'ad Syamsul Arifin #Kiai Syamsul #ponpes sukorejo #KHR Syamsul Arifin