RadarSitubondo.id - Pondok pesantren (ponpes) salafiyah syafi'iyah Sukorejo Situbondo sudah berdiri lebih dari seabad silam.
Bahkan pesantren ini sudah berdiri jauh sebelum kemerdekaan RI dan sampai saat ini eksis.
Tidak hanya eksis, ponpes Sukorejo semakin berkembang dengan puluhan ribu santrinya.
Ponpes Sukorejo mempunyai puluhan ribu santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Awal mula berdirinya pondok Sukorejo yakni di tengah hutan belantara antara Baluran dan Asembagus.
Ponpes Sukorejo pertama kali didirikan oleh Kiai Syamsul Arifin pada tahun 1908 Masehi.
Saat itu, Kiai Syamsul dibantu oleh putranya yakni Kiai As'ad dan beberapa orang santri dari Madura.
Kiai Syamsul Arifin menjadi pendiri sekaligus pengasuh awal pondok Sukorejo.
Setelah wafat, kepemimpinan pesantren diteruskan oleh KHR.As'ad yang tak lain merupakan putra dari kiai Syamsul.
KHR. As'ad menjadi pendiri dan pengasuh kedua pesantren. Saat itu kiai saat juga menjadi pemimpin perjuangan kemerdekaan RI.
Lalu setelah KHR. As'ad wafat, pesantren diasuh oleh KHR. Achmad Fawaid As'ad.
Dimana KHR. Fawaid merupakan putra dari kiai As'ad. Di bawah kepemimpinannya beberapa lembaga pendidikan dibangun.
Hingga kemudian, di tahun 2012 KHR. Fawaid wafat dan digantikan oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Berikut adalah urutannya:
- Pendiri dan pengasuh: KHR. Syamsul Arifin (1908-1951)
- Pendiri dan pengasuh: KHR. As'ad Syamsul Arifin (1951-1990)
- Pengasuh: KHR. Achmad Fawaid As'ad (1990-2012)
- Pengasuh: KHR.Ahmad Azaim Ibrahimy (2012-sekarang). (*)