Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bak Menara Gading, Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo juga Bantu Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Muhammad Khoirul Rizal • Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:42 WIB
Santri Sukorejo saat mengikuti upacara 17 Agustus. (kemendikbud.go.id)
Santri Sukorejo saat mengikuti upacara 17 Agustus. (kemendikbud.go.id)

RadarSitubondo.id - Keberadaan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo seolah menjadi menara gading.

Tidak hanya menjadi tempat untuk menyebarkan ilmu-ilmu agama islam, namun juga seolah menjadi magnet ekonomi.

Warga sekitar jelas merasakan dampak positif keberadaan Ponpes Sukorejo yang didirikan KHR Syamsul Arifin ini.

Sebab, dengan ribuan santri yang ada banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk berjualan.

Di sekitar jalan-jalan menuju pesantren banyak sekali toko-toko kitab, penjual nasi hingga toko busana.

"Masuk ke kompleks ponpes sekitar 2-3 km dari jalan besar, banyak berderet toko-toko milik warga dari mulai toko baju, kitab, rental komputer, warnet, tempat makan, warung-warung, mini market, ATM center, dan lain sebagainya," tulis Situbondokab.go.id

Baca Juga: Hari Ini Pelantikan Anggota DPRD Situbondo, Simpatisan Diwarning Polisi, 150 Personel Disiapkan

Hal itu belum termasuk jasa lain yakni angkutan. Dimana di kawasan Ponpes Sukorejo angkutannya identik dengan becak motor (bentor).

Biasanya peziarah atau wali santri menggunakan bentor dari jalan raya pantura menuju ke kawasan pesantren.

Hal ini karena jarak Ponpes Sukorejo ke jalan raya sekitar 2 sampai 3 KM.

Sehingga penduduk sekitar banyak yang membuka jasa bentor. Ditambah saat ini Sukorejo menjadi wisata religi.

Sekedar informasi, ponpes Sukorejo berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #salafiyah syafi'iyah #bentor #ekonomi #kitab #rental #Sukorejo #wisata religi #pesantren sukorejo #peziarah #ponpes sukorejo #KHR Syamsul Arifin #santri