RadarSitubondo.id - Pondok Pesantren (Ponpes) merupakan lembaga pendidikan Islam yang sudah ada sejak berabad-abad silam.
Pondok pesantren identik dengan pelajaran agama dan santri-santri bermukim di tempat yang sama.
Biasanya mereka bermukim bukan dengan waktu yang sebentar, melainkan waktu yang relatif lama.
Salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal mempunyai banyak pesantren yakni Jawa Timur.
Namun ada beberapa pesantren besar di Jawa Timur yang bahkan terkenal hingga ke luar negeri.
Dilansir dari laman jatimprov, berikut adalah 5 pesantren besar yang ada di Jawa Timur.
1. Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo
Podok Pesantren Gontor berdiri pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur.
Pondok ini didirikan oleh tiga bersaudara putra KH Santoso Anom Besari yaitu KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie dan KH Imam Zarkasy.
Pondok Pesantren Gontor merupakan pelopor dan inovator pesantren modern, yang dulunya bernama Ponpes Darussalam Gontor.
2. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan
Pondok pesantren ini didirikan oleh Sayyid Sulaiman dari Cirebon, Jawa Barat. Sayyid mendirikan pesantren ini bersama Kyai Aminullah di Pasuruan.
Pesantren ini tetap mempertahankan sistem pendidikan salaf murni untuk mengkaji ilmu agama.
3. Pondok Pesantren Langitan, Tuban
Pesantren ini termasuk salah satu lembaga Islam tertua di Indonesia, yang berdiri pada 1852. Lokasi pesantren terletak di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur.
Luas kompleks wilayah pesantren sekitar 7 hektare. Kiai Abdullah Faqih yang sempat memimpin pesantren ini adalah seorang ulama kharismatik pimpinan Pondok Pesantren Langitan.
4. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
Pesantren Lirboyo berdiri pada 1910, tepatnya di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Pondok Pesantren Lirboyo berkembang menjadi pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
5. Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang
Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang Jawa Timur. Pesantren ini didirikan pada 1899 oleh salah satu ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari.
Di samping pelajaran ilmu syari’at, bahasa Arab dan Agama Islam, pondok pesantren ini juga memasukan pelajaran umum ke dalam struktur pembelajarannya.
Itulah lima pesantren terbesar di Jawa Timur berdasarkan data jatimprov.go.id. (*)
Editor : Ali Sodiqin