RadarSitubondo.id – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Situbondo makin rutin membaca Alquran. Kini sudah dilakukan setiap hari.
Ini setelah ada belasan mahasiswi Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Kecamatan Banyuputih yang melaksanakan tugas praktik kerja lapangan (PKL) di lingkungan Rutan.
Setidaknya sudah tujuh hari WBP perempuan dan mahasiswi UNIB kompak bersama-sama membaca Alquran setiap hari.
Tiap orang ditarget selesai membaca satu juz Alquran. WBP juga diajari bagaimana bisa membacanya dengan benar.
Mahasiswi UNIB juga rutin memberikan bimbingan seputar keagaamaan. Mahasiswi yang sudah banyak menimba ilmu di pesantren terbesar di Kota Santri itu, tak lupa mengajarkan bagaimana bersesuci yang benar.
“Alhamdulillah, ada hal positif yang didapatkan WBP perempuan rutan saat dihadiri peserta PKL dari UNIB. WBP rutan jadi punya aktifitas baru baca AlQuran dan belajar agama pada teman-teman PKL dari Unib,” tegas Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, Senin (21/10).
Disebutkan, dngan melakukan PKL di rutan maka mahasiswi PKL bisa mengaplikasikan ilmunya. Selain itu, mereka juga bisa menimba ilmu di dalam rutan.
Para mahasiswi bisa belajar cara pelayanan, baik pelayanan pengunjung rutan dan pelayanan saat melakukan penggeledahan.
“Kalau di pesantren kan ada kamar-kamar untuk santri, jadi cara penggeledahan ke kamar-kamar WBP bisa dipelajari oleh mahasiswi yang juga aktif menjadi ustdzah di pesantrennya,” ujar Rudi.
Rudi berharap, keberadaaan mahasiswi UNIB selama satu bulan di Rutan bisa menjadi penyebab para WBP perempuan bertaubat.
Sehingga, begitu selesai menjalani hukuman mereka bisa berhenti melakukan perbuatan melanggar aturan.
“Saya berharap dengan khotmil Quran ini dapat membawa keberkahan bagi semua, baik petugas, mahasiswi maupun warga binaan di Rutan Situbondo," pungkas Rudi. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin