Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jadi Syarat Pengangkatan PPPK, Ratusan Honorer Kemenag Situbondo Jalani Tes Moderasi Beragama

Iwan Feriyanto • Rabu, 18 Desember 2024 | 17:36 WIB
TURUN LANGSUNG: Kepala Kemenag Situbondo, Dr. Muhammad Mudhofar, S.Ag.,M.Si meninjau pelaksanaan tes tahap dua di ruang kelas MAN 2 Situbondo, Selasa (17/12).
TURUN LANGSUNG: Kepala Kemenag Situbondo, Dr. Muhammad Mudhofar, S.Ag.,M.Si meninjau pelaksanaan tes tahap dua di ruang kelas MAN 2 Situbondo, Selasa (17/12).

RadarSitubondo.id – Sebanyak 177 tenaga honorer Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo mengikuti tes tahap dua di MAN 2 Situbondo, Selasa (17/12).

Para peserta itu selama ini bertugas di KUA, Madrasah, Staf di kantor Kemenag, guru, penyuluh, dan petugas operator.

Ujian tersebut sebagai syarat untuk menjadi calon aparatur sipil negara (CASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Kemenag Situbondo, Dr. Muhammad Mudhofar, S.Ag.,M.Si mengatakan, sebelumnya mereka telah mengikuti tes CAT di Surabaya yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sedangkan ujian kemarin merupakan tes tambahan yang dilaksanakan khusus oleh Kemenag.

“Hari ini (kemarin) ada ujian tambahan bagi tenaga honorer kita yang melamar calon PPPK di Kemenag. Ujian tambahan untuk melihat kemampuan memahami, mengamalkan tentang moderasi beragama,” ujarnya, Selasa (17/12).

Pria yang akrab disapa Mudhofar itu menjelaskan, ujian tambahan itu penting untuk dilaksanakan.

Pasalnya, mereka yang lolos sebagai ASN di lingkungan Kemenag tidak hanya memahami ilmu tentang keagamaan saja, melainkan memahami secara luas tentang moderasi beragama di lingkungan masyarakat.

“Jadi ingin memastikan karyawan kita yang diterima ASN Kemenag punya pengetahuan tentang penerapan modernisasi beragama kepada dirinya dan juga pada masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, ada seratus soal yang harus di jawab oleh para peserta. Jika mereka mampu mengerjakan dengan benar, maka memiliki peluang menjadi ASN.

Namun, jika ternyata dalam ujian tersebut tidak berhasil lantaran nilainya kecil, ada pertimbangan tersendiri.

“Jadi ini kan ujian tahap dua, tahap satu tes CAT. Kalau tes CAT besar namun tes tahap dua ini nilai kecil, masih ada peluang untuk lolos. Tetapi kalau pada tes tahap satu dan tahap dua ini nilainya sama-sama kecil, nanti bisa jadi tidak lolos,” ucapnya.

Mudhofar berharap seluruh peserta ujian dimudahkan dalam menjawab seluruh soal yang diberikan. Sehingga nantinya mereka bisa sama-sama lolos menjadi ASN PPPK.

“Karena kuota penerimaan ASN ini besar. Ketika semua lolos tes, maka 177 peserta ini ada peluang untuk menjadi ASN PPPK. Semoga semuanya lolos tes,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#honorer #CASN #tes cat #seleksi #pppk #kemenag situbondo #moderasi beragama