RadarSitubondo.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo, Dr Mohammad Mudoffar melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan Kristen di Jalan Anggrek, Kamis (12/06) kemarin.
Tujuannya untuk mengajak dan menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama.
Kepala Kemenag Situbondo didampingi ketua Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Situbondo Pendeta Martin, dan Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Situbondo.
'Jadi kita berharap dan mengajak kepada ketua yayasan, kepala sekolah dan guru agama SMPK Imanuel untuk menjadikan peserta didiknya sebagai siswa yang moderat,' terang Mudoffar kepada Koran ini, usai acara.
Dia mengaku sengaja hadir di sekolah tersebut, karena di SMP Kristen Imanuel tidak hanya berasal dari yang beragama kristen saja. Ada juga di antaranya yang beragama Islam.
'Tentu dalam konteks seperti ini kita sangat membutuhkan moderasi beragama, harus ditanamkan sejak dini kepada siswa,' imbuhnya.
Kepala Kemenag Situbondo ditemui oleh Ketua Yayasan Imanuel Situbondo, Wenne Malino; Kepala SMP Kristen Imanuel, Kisastro Saragih; Kepala SD Kristen Imanuel, Frida Kusumawati Rusdiantoro, Kepala TK Kristen Imanuel, Esther Retna E. W.
Tak ketinggalan pula guru pendidikan Agama Kristen, Henoch Floryan Dachi.
Ketua Yayasan Imanuel menyambut baik kehadiran kepala Kemenag Situbondo hari ini.
Dia mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut karena sejalan dengan ajaran kasih dan damai yang diimaninya.
'Yang tak kalah pentingnya bahwa moderasi beragama ini untuk menjaga persatuan bangsa,' imbuhnya.
Disebutkan, sekolah SMP Kristen mengajarkan moderasi beragama sebagai bagian dari pendidikan karakter dan nilai-nilai kebangsaan.
Sekolah Kristen tetap berperan penting dalam menumbuhkan sikap toleran, inklusif, dan damai baik kepada sesama.
'Termasuk kepada siswa muslim serta menekankan program siswa moderat yang sudah masuk dalam pelajaran agama tersebut,' pungkasnya. (mg1/pri)
Editor : Edy Supriyono