RadarSitubondo.id - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah kepada siswa baru SDIT Nurul Anshar disambut antusias dan riang gembira, kamarin (14/7).
Momentum tersebut juga dimeriahkan berbagai penampilan siswa yang berlangsung di halaman sekolah.
Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Dr. Fathor Rakhman; Plt. Kabid Dikdas, Sumardiyanto; Pengawas TK/SD Kecamatan Panji, dan Miss Laila, Konsultan Pendidikan dari Negara Dubai.
Kepala SDIT Nurul Anshar, Sudibyo, M.Pd mengatakan, dalam penyambutan siswa baru, sekolah yang dipimpinnya tersebut sengaja menampilkan berbagai kegiatan ekstra kurikukler (Eskul). Tujuannya, agar siswa dan orang tua bisa saling mengetahui apa saja kegiatan di sekolah.
'Sehingga, siswa-siswi dapat memilih kegiatan eksul sesuai bakat dan minat masing-masing. Kita tampilkan Gamelan, Hadrah, Marching Band Senada Nurul Anshar, Tahfid, Pencak silat, Seni tari Kembeng Nusantara, dan eskul lainnya,' ujar Sudibyo kepada Koran ini.
Pria yang akrab disapa Yoyok tersebut menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan lingkungan sekolah yang nyaman dan menyenangkan kepada siswa.
Sehingga, sekolah yang beralamat di Jalan Ijen No. 1 Kelurahan Mimbaan tersebut terus di percaya oleh masyarakat. Lebih-lebih oleh orang tua siswa, agar tidak ragu menitipkan anaknya di SDIT Nurul Anshar.
'Alhamdulillah, siswa baru tahun ini sebanyak 140 siswa, ada kelas reguler dan kelas tahfidz,' terangnnya.
Yoyok menjelaskan, tahun ini SDIT Nurul Anshar menjadi sekolah sasaran implementasi pembelajaran mendalam (Deep Learning).
Untuk itu, pihaknya mengajak semua elemen dan orang tua siswa dapat berkolaborasi, bekerjasama dengan baik dalam menjaga mutu pendidikan di sekolah.
'Anak-anak perlu diarahkan untuk memiliki kegiatan sesuai bakat dan minatnya. Bagaimana anak-anak yang memiliki komptensi harus kita gali. Alhamdulillah prestsi terbaru yaitu lolos Olimpiade internasional. Tahun ini hampir 200 lebih prestasi yang diraih, baik akademik maupun non akademik,' tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo hari ini, Dr. Fathor Rakhman mengatakan, kegiatan MPLS ini merupakan kegiatan rutin yang dijalankan oleh sekolah negeri maupun swasta, dan semua satuan jenjang pendidikan.
Menurutnya, inti kegiatan MPLS tersebut adalah bagaimana membuat anak agar senang di lingkungan sekolah yang diinginkan. Selain itu, juga ada peran orang tua yang harus ikut memberikan motivasi pada putra dan putrinya.
'Hendaknya para orang tua memberi waktu dan kesempatan untuk mengantarkan anaknya pertama kalinya masuk sekolah yang dituju,' terang Kadispendikbud.
Kata Fathor Rakhman, motivasi ini penting sebagai dorongan yang kuat. Yang mana anak-anak tersebut bisa belajar dengan baik, dan sekolah tentu menyambutnya dengan barbagai kegiatan positif.
'Tadi saya lihat ada tampilan-tampilan kesenian. Kemudian, kegiatan-kegiatan lain yang ditampilkan oleh kakak-kaka kelas, tentu salah satu tujuannya itu membuat anak yang masuk ke sekolah yang dituju memiliki kepercayaan yang luar biasa,' pungkasnya. (mg1/pri)
Editor : Edy Supriyono