RADARSITUBONDO.ID - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Huda (NH) di Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, menggelar upacara sarjana Strata Satu (S1), Senin (29/90).
Dari 71 mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana, empat diantaranya dinobatkan sebagai peserta terbaik non akademik. Sebab berhasil menghafal 30 jus Alquran.
Acara wisuda yang dimulai sejak pukul 8.00 berlangsung dengan hikmad dan lancar.
Dalam rentetan acara setelah pembacaan SK wisuda dan pengukuhan, dilangsungkan dengan ikrar setia sarjana STAI Nurul Huda.
Nah, usai sambutan dari Ketua STAINH, Habib Muhammad Taufik M.Pd.i dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, S.Pd.I, pemandangan yang cukup mengharukan adalah pemberian penghargaan kepada sejumlah mahasiswa terbaik akademik dan non akademik.
Untuk penerima penghargaan akademik sebanyak enam orang, yaitu dari Prodi KPI, Prodi HKI, Prodi HES, Prodi PGMI, Prodi MPI, dan PBA.
Untuk penerima penghargaan non akademik, yang telah berhasil menghafal Al-Quran sebanyak empat orang.
Ketua STAINH, Habib Muhammad Taufik M.Pd.i mengucapkan selamat kepada 71 mahasiswa yang terdiri dari 36 putra dan 35 putri, telah berhasil menyelesaikan pendidikannya.
“Saya berharap para wisudawan dapat membawa ilmu yang telah diperoleh untuk disebarkan di desa-desa. Bawalah cahaya ilmu untuk menyinari desa-desa,” tutur Habib Muhammad.
Beliau juga berpesan agar para wisudawan tidak menyia-nyiakan ilmu yang telah diperoleh dan terus mengembangkan diri dengan mencari ilmu lebih lanjut.
Sebab perjalanan mencari ilmu tidak hanya berhenti pada tingkat S1.
“Saya berharap ada di antara mereka yang dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Yang paling utama sebagai sarjana harus mandiri dalam melaksanakan ibadah. Salat jamaah tidak perlu disuruh lagi. Jangan sampai gelar sarjana malah membuat lebih jauh dari Allah,” papar Habib Muhammad.
Dia juga mendoakan para orang tua mahasiswa agar mendapat rejeki yang barokah, dan tan tambah melimpah.
Sekaligus mengapresiasi para orang tua sarjana yang telah mendorong putra putrinya menyandang gelar S1.
“Semoga rejeki para wali mahasiswa semakin lancar dan diberkahi,” pungkas Habib Muhammad.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menyampaikan harapan besar bagi para wisudawan dan wisudawati untuk menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Situbondo dan pondok pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
“Tentu kami (pemkab) mengapresiasi upaya STAINH dalam meningkatkan penelitian dan inovasi, serta keterlibatan masyarakat melalui program-program yang bermanfaat,” tegas Ulfiyah.
Wabup berharap para sarjana dapat menjadi pemimpin yang memiliki nilai integritas tinggi dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Situbondo.
“Kami tunggu inovasi dan kontribusi dari lulusan STAINH dalam memajukan Kabupaten Situbondo,” pungkas Ulfiyah. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono