RADARSITUBONDO.ID - Membuat sekolah yang bebas dari asap rokok membutuhkan rencana yang jelas, bukan hanya ajakan.
Langkah pertama adalah menulis aturan yang jelas, masukkan larangan merokok dalam buku panduan siswa dan peraturan sekolah, pastikan ada juga sanksi yang diatur.
Baca Juga: Oppo Watch S Resmi Hadir! Ini Kelebihan dan Kekurangan yang Wajib Anda Tahu Sebelum Membeli
Sosialisasi sangat penting. Buat kampanye rutin dengan poster di tempat-tempat strategis seperti toilet, kantin, dan gerbang sekolah.
Libatkan OSIS untuk mengedukasi tentang bahaya rokok saat upacara atau sesi bimbingan konseling. Jangan lupa untuk memberitahukan orang tua melalui surat resmi tentang komitmen sekolah.
Baca Juga: Kelebihan Berat Badan yang Membahayakan, Tanda-Tanda Obesitas yang Tak Boleh Diabaikan
Penegakan aturan perlu dilakukan dengan konsisten. Bentuklah tim patroli yang terdiri dari guru BK dan petugas keamanan untuk memantau secara berkala di tempat-tempat yang rawan seperti belakang gedung atau parkiran. Pasanglah CCTV di area terbuka sebagai tambahan alat pengawasan.
Sanksi yang diberikan harus tegas namun juga mendidik, beri peringatan tertulis untuk pelanggaran pertama, panggil orang tua untuk yang kedua, dan lakukan konseling intensif serta skorsing untuk pelanggaran yang berulang. Catat setiap pelanggaran dalam buku agar ada bukti.
Baca Juga: Apakah Diwali 21 Oktober 2025 Termasuk Tanggal Merah? Cek Ketentuannya di Sini
Hal lain yang juga penting adalah memberikan pilihan yang positif. Siapkan ruang konseling yang mendukung bagi siswa yang merokok dan ingin berhenti, jangan hanya menghukum mereka.
Kerja sama dengan puskesmas setempat untuk program berhenti merokok juga akan sangat membantu. Lakukan evaluasi setiap semester agar kebijakan tetap sesuai dan bisa berjalan dengan baik.
Editor : Ali Sodiqin