Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

SMAN 2 Situbondo Sabet Juara 2 FIKSi Nasional 2025, Inovasi Batik dari Limbah Bawa Pulang Rp20 Juta!

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 5 November 2025 | 02:44 WIB
PRESTASI BERGENGSI: Tim Ecochic SMADA Prima bersama guru pembina Linda Febri Andriyani meraih Juara 2 Nasional kategori Fashion FIKSi 2025.
PRESTASI BERGENGSI: Tim Ecochic SMADA Prima bersama guru pembina Linda Febri Andriyani meraih Juara 2 Nasional kategori Fashion FIKSi 2025.

RADARSITUBONDO.ID – SMAN 2 Situbondo (SMADA Prima) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional melalui Festival Inovasi dan Kewirausahaan Murid Indonesia (FIKSi) DIKMEN 2025.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek ini berlangsung di Smesco Exhibition Hall Jakarta Selatan pada 27–29 Oktober 2025.

Kompetisi yang mengusung tema ‘Talenta Wirausaha, Majukan Bangsa’ ini diikuti oleh ratusan murid dari berbagai penjuru Indonesia.

Tim Ecochic SMADA Prima, yang digawangi oleh Dewi Hisa (XII-5) dan Indah Dwi (XII-7), berhasil memenangkan posisi Juara 2 tingkat Nasional dalam kategori pengembangan Fashion FIKSi 2025.

Guru Pembina Ecochic, Linda Febri Andriyani S.Pd, Gr., mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas capaian anak didiknya.

"Alhamdulillah, murid kami meraih Juara 2 FIKSi tingkat nasional. Selamat untuk para juara, ananda Dewi dan Indah, semoga menginspirasi teman-temannya untuk bisa menjadi juara," ujar Linda kepada Koran ini, Senin (4/11).

PRESTASI BERGENGSI: Tim Ecochic SMADA Prima bersama guru pembina Linda Febri Andriyani meraih Juara 2 Nasional kategori Fashion FIKSi 2025.
PRESTASI BERGENGSI: Tim Ecochic SMADA Prima bersama guru pembina Linda Febri Andriyani meraih Juara 2 Nasional kategori Fashion FIKSi 2025.

Dia menegaskan bahwa produk yang dibawa ke tingkat nasional itu murni hasil pemanfaatan sampah.

Hal tersebut sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan.

Inovasi utama mereka terletak pada produk batik yang menggunakan pewarna alami indigofera (dari bahan pakan ternak) dan memanfaatkan limbah sampah sarang lebah sebagai elemen hiasan, untuk mendesain pada kain yaitu sebagai lilin malam.

Inovasi tersebut secara nyata mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan serta inovasi.

"Tim membawa pulang medali perak dan hadiah sebesar Rp 20 juta," ungkapnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Situbondo, Bapak Jiefri Gunawan S.Pd.,Gr. Ia menyatakan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata komitmen sekolah dalam menumbuhkan jiwa inovatif dan daya saing di kalangan murid.

"Kami berharap, capaian ini menjadi pendorong bagi SMADA Prima untuk meraih lebih banyak prestasi nasional, khususnya di FIKSI, mengingat sertifikat lomba tersebut sangat berharga untuk jalur masuk perguruan tinggi sesuai bidang minat murid," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#batik #inovasi #smada prima situbondo