Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sertijab Kepala SMAN di Situbondo-Bondowoso: Banyak yang Kaget, Rotasi Besar Ungkap Misi Perkuat Pendidikan!

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 10 Desember 2025 | 02:34 WIB
SERAH TERIMA JABATAN: Kepala SMAN 1 Kapongan Nikmatil Hasanah menyerahkan dokumen sekolah kepada Saiful Bahri Kepala Sekolah yang baru, Selasa (9/12)
SERAH TERIMA JABATAN: Kepala SMAN 1 Kapongan Nikmatil Hasanah menyerahkan dokumen sekolah kepada Saiful Bahri Kepala Sekolah yang baru, Selasa (9/12)

RADARSITUBONDO.ID - Serah terima jabatan (Sertijab) kepala SMAN di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso-Situbondo digelar, Selasa (9/12).

Momen penting di aula SMAN 1 Panarukan serta aula SMADA tersebut berjalan dengan hikmad dan lancar.

Kepala sekolah yang dirotasi adalah Nikmatil Hasanah, M.Pd, yang semula menjabat Kepala SMAN 1 Kapongan, kini menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Situbondo menggantikan Saiful Bahri.

Saiful bahri digeser menjadi  Kepala SMAN 1 Kapongan.

Hamidah, M.Pd menjabat sebagai  kepala SMAN 1 Panji. Sedangkan Nunung Pujiastutik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMAN Prajekan, Bondowoso, kini menjadi Kepala SMAN 1 Panarukan.

Kepala Cabang Dinas Bondowoso-Situbondo, Slamet Riyadi menegaskan, seorang kepala sekolah baru harus bisa memenuhi beberapa kriteria yang ideal.

Kepala sekolah harus cepat beradaptasi saat masuk di tempat kerja baru.

"Kepsek baru harus bisa beradaptasi dahulu dimana kepala sekolah pertama kali ditempatkan," ujar Slamet.

Mantan Kepala SMADATARA Banyuwangi, itu menegaskan jika kepala sekolah juga harus mendahulukan komunikasi.

SERAH TERIMA JABATAN: Kepala SMAN 1 Panarukan, Hamida, menyerahkan dokumen kepada kepala sekolah baru, Nunung Pujiastutik, Selasa (9/12).
SERAH TERIMA JABATAN: Kepala SMAN 1 Panarukan, Hamida, menyerahkan dokumen kepada kepala sekolah baru, Nunung Pujiastutik, Selasa (9/12).

Sehingga kepemimpinan di lembaga yang dipimpinnya tersebut akan berjalan dengan baik.

"Intinya harus bisa merangkul, meskipun menjadi seorang pemimpin yang bertugas sebagai pengambil kebijakan. Termasuk MKKS sebagai forum komunikasi, harus juga bisa berdiskusi. Bukan hanya kumpul-kumpul terus pulang, tetapi jika ada masalah harus dipecahkan bersama," pungkas Slamet.

Nikmatil Hasanah M.Pd, Kepala SMAN 2 Situbondo yang baru mengaku jika dirinya sempat sock ketika diberi amanat memimpin sekolah besar di Situbondo.

Bahkan dia tidak menyangka cepat kembali ke kota yang telah membesarkan dirinya selama 18 tahun.

"Saya patut berterimakasih kepada Kacabdindik serta guru dan komite SMAN 1 Kapongan yang selama ini kompak bekerjasama," papar Nikmatil Hasanah.

Humaidah MPd, Kepala SMAN 1 Panarukan juga berterimakasih kepada Kacabdin yang telah banyak memberi bimbingan selama dirinya mencabat sebagai Kepala SMAN 1 Panji.

Sebab di SMAN 1 Panji merupakan sekolah dengan jumlah siswa mencapai ribuan.

“SMAN 1 Panji, tempat saya sebelumnya merupakan sekolah besar dengan jumlah siswa lebih dari seribu siswa. Tentunya banyak tantangan bagi saya. Maka dari itu bimbingan dari Kacabdin sangat berarti bagi saya," tegas Humaidah.

Kepala SMAN 1 Kapongan, Syaiful Bahri M.Pd, mengaku sangat berterimakasih kepada Kacabdindin bersama guru-guru SMAN 1 Panji dan tenaga TU yang telah kompak melakukan kerjasama selama enam bulan lamanya.

"Semoga ibu Nikmatil Hasanah sebagai kepala sekolah yang baru bisa terus menciptakan prestasi di SMADA. Sekali lagi saya mohon maaf sebagai manusia biasa yang tak luput dari kesalahan," pungkas Syaiful.

Kepala SMAN 1 Prajekan, Nunung Puji Astutik S.Pd, M.Pd, juga menjelaskan, SMAN 1 Panarukan merupakan tempat yang membesarkan dirinya hingga menjabat kepala sekolah mulai tahun 2018 silam.

"Ini terjadi tanpa rencana dari Allah. Dan ini perlu saya syukuri. Saya patut berterimakasih kepada Kacabdindin.  Namun pertama kali saya kaget, karena menjadi salah satu atau satu satunya kepala sekolah yang bisa kembali ke sekolah lama," papar Nunung. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#sertijab #pendidikan