RadarSitubondo .id – DPRD merespon positif kenaikan tarif tiket masuk ke area wisata bahari Pantai Pasir Putih.
Harapannya, tempat wisata yang ada di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan itu dapat meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Situbondo.
Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Siswo Pranoto mengatakan, sudah waktunya tiket masuk wisata pasir putih untuk dinaikkan.
Sebab, pemerintah memang sudah lama tidak memberlakukan tarif baru untuk para pengunjung.
“DPRD mendorong kenaikan tarif di Pasir Putih. Tujuannya untuk menaikkan PAD. Dan semua wisata di Situbondo naik semua,” ujarnya, Senin (15/1) kemarin kepada wartawan koran ini.
Pria yang akrab disapa Siswo itu mengatakan, rencana menaikkan tarif tiket masuk sebetulnya sudah lama menjadi pembahasan antara Pemkab dengan DPRD.
Namun, tahun ini baru bisa diberlakukan setelah melihat kondisi pertumbuhan ekonomi mulai membaik.
“Ini baru (dinaikkan) sekarang tarif tiket masuk Pasir Putih. Tapi, pembahasannya sebenarnya sudah lama,” jelasnya.
Siswo mengatakan, kenaikan tarif masih ideal dan mudah dijangkau masyarakat. Sebab, harga tiket masuk yang semula Rp10 ribu untuk orang dewasa saat ini menjadi Rp 11 ribu.
Sedangkan tarif kendaraan roda empat masih antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
“Masyarakat yang mau datang ke tempat wisata itu kan paling tidak mempunyai uang. Maka kami menilai pun meski dinaikkan tidak masalah. Dan naiknya juga tidak tinggi,” cetusnya.
Dikatakan, kenaikan tarif sebetulnya tidak hanya berlaku di Pasir Putih.
Bahkan semua area wisata yang ada di Kabupaten Situbondo sudah diputuskan untuk naik.
Selain itu, Siswo membenarkan bahwa di area wisata Pasir Putih hingga saat ini belum ada pembangunan fasilitas wisata yang dilakukan Pemkab Situbondo.
Namun, seiring dengan bertambahnya PAD, ini akan dapat mempercepat proses pembangunan.
“Kita yakin kalau PAD nya terus naik, maka fasilitas wisata ini secara bertahap akan juga dibangun untuk kenyamanan wisatawan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kenaikan harga tiket masuk wisata bahari Pasir Putih dikeluhkan sejumlah pengunjung.
Sebab, selama ini wisatawan hampir tidak pernah merasakan fasilitas yang dapat digunakan saat liburan, kecuali hanya keindahan alam. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono