Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

DPRD Akan ke Kementan, Bahas Pengurangan Jatah Pupuk Subsidi

Iwan Feriyanto • Kamis, 18 Januari 2024 | 15:30 WIB
DISKUSI : Kabid Penyuluhan, M.Zaini mengikuti kegiatan rapat yang diselenggarakan Komisi II DRPD Situbondo, Selasa (16/1).
DISKUSI : Kabid Penyuluhan, M.Zaini mengikuti kegiatan rapat yang diselenggarakan Komisi II DRPD Situbondo, Selasa (16/1).

RadarSitubondo.id  – DPRD Situbondo akan mendatangi kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam waktu dekat.

Para wakil rakyat itu berharap  pemerintah pusat menambah stok kuota pupuk subsidi. Sebab, jatah yang diterima daerah tahun 2024 sangat terbatas.

Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Siswo Pranoto mengatakan, stok pupuk subsidi pada 2024 sangat terbatas.

Situbondo hanya menerima alokasi sebanyak 17 ribu ton dari Kementan.

Padahal daerah telah mengajukan kebutuhan pupuk tersebut tahun ini sebanyak 33 ribu ton.

“Pupuk subsidi yang kami terima tahun ini sangat terbatas. Hanya 50 persen yang disalurkan oleh Kementan kepada Situbondo,” ujarnya, Selasa (16/1) kemarin kepada wartawan koran ini.

Siswo menyatakan, kedatangan Komisi II ke kantor Kementan akan bersama jajaran Dispertangan maupun distributor pupuk.

Harapannya pemerintah pusat nanti dapat mengetahui kondisi pasti bahwa ketersediaan pupuk subsidi di Situbondo sangat kecil.

“Jadi intinya kita menanyakan jumlah subsidi yang harus diterima Situbondo. Dan mau mempertanyakan bagaimana solusi Kementan dalam mengatasi masalah ini agar sektor pertanian tetap menguntungkan,” jelasnya.

Selain itu, Siswo menyebutkan, bahwa anggota dewan telah mengundang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Situbondo ke kantor DPRD Situbondo, Selasa (16/1).

Ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan pemerintah dalam mengalokasikan pupuk subsidi yang stoknya terbatas.

“Kami meminta kepada Dinas Pertanian, terkait adanya pemotongan subsidi pupuk ini paling tidak agar lebih proaktif mendatangi petani. Bahwa sampaikan masalah pengurangan stok pupuk ini. Agar tidak ada permasalahan di bawah,” jelasnya.

Siswo menambahkan, Bupati Situbondo melalui Dispertangan telah mengirimkan surat kepada Kementan terkait penambahan kuota pupuk subsidi.

Harapannya permohonan tersebut bisa segera ditindak lanjuti.

“Kami berharap ada penambahan kuota pupuk. Karena petani kita semuanya butuh pupuk, khususnya yang subsidi karena harganya lebih terjangkau,” tandasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pupuk subsidi #DPRD Situbondo #Pemkab Situbondo #kementan