RadarSitubondo.id – Dinas Perhubungan dibuat bingung dengan penerangan jalan umum (PJU) di Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan dan Desa Kalibagor, Kecamatan Kota yang sering padam. Padahal, fasilitas umum tersebut baru selesai dibangun.
Kepala Bidang Sarpras di Dinas Perhubungan (Dishub), Iwan Subhakti mengatakan, dirinya mengetahui ada PJU mati di Desa Sletreng dari Bupati, Drs. Karna Suswandi. Pria yang akrab disapa Bung karna tersebut menelpon menanyakan lampu PJU sudah banyak yang mati.
“Saya terkejut mendengar kabar tersebut. Padahal PJU di Desa Sletreng terhitung masih baru. Namun kok bisa sudah rusak? Saya langsung menuju lokasi,” ucap Iwan.
Dikatakan, saat tiba di lokasi dirinya mencoba mencari sumber masalah. Hasilnya ternyata ada pihak-pihak yang mencongkel kWh meter serta mematikan saklar lampu.
“Yang kami temukan seperti itu. Saklar lampu itu sengaja dimatikan. Karena setelah dicek tidak ada komponen PJU yang hilang,” tuturnya.
Iwan bersyukur, lampu PJU yang mati selama beberapa malam tidak sampai menimbulkan kecelakaan pada malam hari. Sebab, warga langsung melaporkan kepada petugas Dishub.
“Selama PJU padam tidak ada korban kecelakaan. Karena kebiasaan masyarakat kalo PJU mati langsung dilaporkan. Petugas kami langsung menuju lokasi,” tandasnya.
Selain itu, Iwan mengatakan, kasus pemadaman lampu PJU oleh tangan-tangan jahil bukan baru pertama kali terjadi di Situbondo. Beberapa tahun lalu misalnya, kasus serupa juga sempat membuat Dishub kebingungan.
“Kalau menurut teman-teman, biasanya kalau dimatikan ada salah satu komponen PJU yang ingin diambil. Tahun lalu pernah terjadi soalnya di Desa Kotakan,” jelasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono