Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tak Sanggup Kerja Pagi Ketemu Pagi, Sejumlah KPPS di Situbondo Tumbang

Humaidi. • Jumat, 16 Februari 2024 | 20:41 WIB
RAWAT INAP: Anggota panitia pemilihan umum kecamatan, (PPK) Kecamatan/Kota Situbondo, menjenguk salah satu petugas KPPS di rumah sakit Elisabeth Situbondo, Kamis (15/2).
RAWAT INAP: Anggota panitia pemilihan umum kecamatan, (PPK) Kecamatan/Kota Situbondo, menjenguk salah satu petugas KPPS di rumah sakit Elisabeth Situbondo, Kamis (15/2).

RadarSitubondo.id - Tiga petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara( KPPS) harus masuk rumah sakit akibat kecapekan.

Satu orang sudah bisa rawat jalan dan dua orang masih menjalani rawat inap di rumah sakit.

Selain itu, salah satu petugas Pengawas Tempat Pungutan Suara (PTPS) juga harus mendapat perawatan tim medis.

Informasi yang dihimpun RadarSitubondo.id, petugas KPPS yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit ada dua orang.

Mereka adalah, Rina Dwi Agustin Anggota KPPS di TPS 26 Lingkungan Karangasem, Keluarahan Patokan, Kecamatan/Kota Situboondo. Perempuan tersebut menjalani rawat inap di rumah sakit Elizabeth.

Kedua, Siti Nur Aisyah, petugas KPPS di TPS 10, Desa Kandang, Kecamatan Kapongan. Petugas tersebut menjalani rawat inap di rumah sakit umum dr. Abdoer Rahem Situbondo.

Ketua KPPS yang juga ikut mendapatkan perawatan tim medis di rumah sakit Elizabeth adalah Muhammad Sulidurrahman, yang bertugas di TPS 03, Desa Sumber Tengah, Kecamatan Bungatan, namun tidak sampai rawat inap.

Selain itu, ada juga petugas pengawas tempat pungutan suara (PTPS) yang bertugas di TPS 05 Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, ikut dilarikan ke rumah sakit NU, di wilayah Kecamatan Cermee, Bondowoso.

Petugas yang ada di perbatasan wilayah Situbondo Bondowoso itu, juga sudah bisa melakukan rawat jalan.

Lain lagi, petugas  KPPS yang pingsan saat melakukan penghitungan suara calon presiden. Itu, terjadi di TPS 06, Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan. Namun, perempuan tersebut tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, Marwoto mengatakan, petugas yang harus jatuh sakit akibat kecapekan bermacam-macam. Ada yang sakit pada saat perhitungan suara, ada yang jatuih sakit usai penghitungan suara. “Yang kami ketahui ada dua petugas KPPS yang sakit dan masuk rumah sakit. Untuk yang lain mungkin ada, tapi kami belum dapat kabarnya,” kata Marwoto.

Marwoto menegaskan, meskipun ada yang meninggalkan pekerjaan, namun itu tidak menghambat proses perhitungan perolehan suara di TPS.

Sebab, teman-teman KPPS lain dalam satu kelompok bisa mengatasi dan saling membantu menyelesaikan proses perhitungan.

“Meskipun ada yang sakit, kami rasa tidak sampai berpengaruh pada proses perhitungan. Tapi kalau soal waktu, biasanya lebih molor,” tegas Marwoto. (hum/pri)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#ptps #kpps #Pemilu 2024