Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

KHR. Azaim Minta Warga Situbondo Doakan dan Dukung Capres Terpilih

Iwan Feriyanto • Senin, 4 Maret 2024 | 17:07 WIB
KHARISMATIK : Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi
KHARISMATIK : Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi

RadarSitubondo.id - Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy mengimbau masyarakat Kota Santri untuk mendukung siapa saja calon presiden terpilih.

Bahkan, masyarakat diharapkan ikut mendoakan agar pemimpin bangsa terpilih nantinya bisa amanah.

Kiai Azaim mengatakan, para Paslon capres yang terpilih melalui pemilu sudah tepat. Maka proses yang sudah berjalan secara demokrasi itu perlu didukung oleh seluruh masyarakat.

"Menghimbau dan mengajak masyarakat untuk mendoakan (capres terpilih) agar negara ini terus aman," ujarnya, Sabtu malam (3/3).

Kiai Azaim mengatakan, dirinya mendukung siapa pun yang nantinya terpilih sebagai presiden periode 2024-2029. Ketika waktunya sudah tiba untuk dilantik,  perlu untuk terus dikawal.

Ini sebagai bentuk kontrol terhadap berjalannya roda pemerintahan yang baru.

"Siapapun nanti diputuskan sebagai pemimpin (presiden) didoakan. Agar senantiasa mendapatkan bimbingan dari Allah," jelasnya.

Kiai Azaim berharap dukungan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian terhadap kepentingan bangsa. Harapannya, situasi politik di Indonesia tetap kondusif paska pemilu.

"Senantiasa semoga kondisi negara terkendali, aman tentram sejahtera," harapnya.

Sementara itu, Kiai Azaim meminta agar masyarakat mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Sebab, dalam melaksanakan ibadah tersebut penuh tantangan. Sehingga, diperlukan meningkatkan rasa sabar.

“Persiapan dhohir layaknya orang akan salat menghadap Allah yang butuh persiapan-persiapan. Kemudian secara batin berupa peningkatan nilai spiritualitas," ucapnya.

Selanjutnya, kata dia, di bulan Ramadan harus mampu meningkatkan nilai-nilai sosial di masyarakat. Ini untuk meningkatkan rasa empati dan toleransi terhadap agama lain.

"Tetap saling menghormati antara sesama warga, terutama yang berbeda keyakinan," jelasnya.

Dikatakan, umat Islam sebagai warga mayoritas di Indonesia harus mampu membangun rasa soliditas. Tidak semena-mena dan arogan. (wan/pri)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#presiden terpilih #khr azaim ibrahimy #ponpes sukorejo #kota santri