RadarSitubondo.id – Telepon seluler milik kepala desa (kades) tiba-tiba dicek oleh camat Bungatan, Yogie Kripsian Sah, Rabu (17/7). Ini dilakukan untuk mewaspadai adanya aplikasi judi online.
Inpeksi mendadak (sidak) HP itu dilakukan ketika Yogi (sapaan akrab Camat Bungatan) menggelar apel rutin yang dilaksanakan rutin tiap tanggal 17 di halaman kantor kecamatan. Para peserta diminta untuk meletakkan hand phone (HP) di atas meja.
“Tadi ada kades Desa Patemon, Kades Sumbertengah, Kades Selowogo, Kades Bletok, Kades Pasir Putih dan Kades Bungatan. Lalu juga HP milik beberapa perangkat desa dan pegawai di kantor kecamatan Bungatan,” ujarnya.
Yogie menyatakan, pemeriksaan HP itu untuk memastikan bawahannya tidak terlibat judi online.
Sebab permainan tersebut sangat merugikan lantaran dapat merusak hubungan rumah tangga, gangguan psikologi dan lainnya.
“Ya saya kan melihat akibat judi online itu kan berdampak buruk. Bagaimana hancurnya keluarga terus psikologi orang ketika bermain judi. Maka saya tidak ingin jajaran saya terlibat permainan tersebut,” jelasnya.
Yogi mengaku, ada puluhan HP yang diperiksa. Pengecekan dilakukan satu persatu setelah seluruh HP tersebut diletakkan di atas meja oleh pemiliknya.
“Alhamdulillah, tadi sudah dicek teliti satu persatu, tidak ada yang memiliki permainan judi online,” ungkapnya.
Yogie menambahkan, dirinya akan kembali melakukan sidak HP. Ini untuk memastikan jajarannya tidak ada yang bermain judi tersebut.
“Jadi tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan kembali dilakukan. Kalau ada yang kedapatan mendownload, akan kami tegur. Tapi kalau tidak berubah, biarkan pihak yang berwajib yang menindak lanjuti,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin