Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

PPP dan PKB Bersatu Setelah 20 Tahun: Daftarkan Rio dan Ulfi di Pilkada Situbondo 2024

Iwan Feriyanto • Senin, 2 September 2024 | 18:55 WIB

 

 

PAKAI BAJU KEBESARAN : Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, S.Ag (kanan) mengantar pasangan cabup Yusuf Rio Prayogo dan Cawabup Ulfiyah mendaftar ke Kantor KPU, Kamis (29/8).
PAKAI BAJU KEBESARAN : Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, S.Ag (kanan) mengantar pasangan cabup Yusuf Rio Prayogo dan Cawabup Ulfiyah mendaftar ke Kantor KPU, Kamis (29/8).

RadarSitubondo.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Situbondo, Zeiniye, S.Ag mengaku senang dapat mengantarkan langsung Yusuf Rio Prayogo dan Ulfiyah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati, Kamis (29/8).

Pasalnya, baru kali ini partai berlogo ka’bah itu bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kompak mengusung pasangan calon  yang sama pada pemilihan kepala daerah (pilkada)  tahun 2024.

Zeiniye menjelaskan, pilkada tahun 2024 menjadi sejarah baru di Kabupaten Situbondo lantaran bersatunya PPP dan PKB mengusung calon yang diunggulkan dalam pemilihan cabup dan cawabup.

Sebab, sudah beberapa periode pelaksanaan pilkada di Situbondo ini, kedua partai tersebut selalu berbeda pilihan dalam memilih calon.

“Memang ini tonggak baru, sejarah baru dalam perpolitikan di Kabupaten Situbondo. 20 tahun kami tidak pernah bersama. Baru kali ini bersama-sama mengusung calon kepala daerah yang sama,” ujarnya.

Zeiniye menyatakan, bersatunya PPP dan PKB memiliki tunjuan mulia. Sebab, jika perbedaan dukungan terus terjadi dan biarkan begitu saja, maka akan membuat situasi masyarakat Kota Santri yang tidak kondusif.

“Di kami hanya ada keinginan untuk bersama. Selama ini ada kejenuhan ketika kesan di dalam masyarakat terkotak-kotak hanya urusan kutub politik barat dan timur,” ucap perempuan berkerudung putih itu.

Dikatakan, keputusan mengusung Rio-Ulfi juga untuk mengobati kerinduan masyarakat menyatukan kekuatan kultur dan pondok pesantren yang ada di Situbondo. Sekaligus untuk memperlancar pembangunan di Kabupaten Situbondo demi kepentingan masyarakat.

“Kami yang pernah ada di unsur pemerintah di Kabupaten Situbondo sebagai anggota dewan selama sepuluh tahun, cukup merasakan efek domino dari ketidakbersamaan ini. Terutama berhubungan dengan komunikasi di internal eksekutif dan legislatif ini terganggu terhadap posisi pengambilan kebijakan politik strategis,” jelasnya.

Selain itu, Zeiniye menyebutkan, pengusung pasangan Rio-Ulfi tidak hanya datang dari partai Islam, namun juga berasal dari partai nasional. Setidaknya ada tujuh partai politik. Yakni Partai Golkar, PDI, Nasdem, Hanura, dan PSI.

“Adanya koalisasi antara PKB dan PPP ditambah partai nasionalis diharapkan  dapat membangun harmonisasi dan kebersamaan untuk mewujudkan program pembangunan kedepan,” pungkasnya. (wan/pri/adv).

Editor : Salis Ali Muhyidin
#situbondo #2024 #ppp #pilkada #pkb