Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Petugas Dinilai Kurang Sat-Set, Pelayanan MPP Dikeluhkan Warga Situbondo

Iwan Feriyanto • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:00 WIB
RAMAI: Warga antre menunggu dilayani petugas di MPP, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Jumat (18/10).
RAMAI: Warga antre menunggu dilayani petugas di MPP, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Jumat (18/10).

RadarSitubondo.id - Pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) dikeluhkan warga Situbondo. Sebab, tidak sesuai harapan warga. Selain antre lama, petugasnya juga kurang sat-set.

MPP seharusnya makin memudahkan warga. Tulis, salah satu warga Panarukan mengatakan, MPP yang disediakan pemerintah belum berjalan optimal. Layanan yang seharusnya bisa terlaksana dengan cepat tapi masih berjalan lambat.

"Katanya dengan MPP bisa mempermudah kebutuhan warga. Tapi ketika ini beroperasi masih saja lama. Tidak ada bedanya sebelum adanya MPP," ujarnya, Jumat (18/10).

Tulis menceritakan, saat dirinya ingin membuat akta kematian saudaranya di MPP, namun ternyata tidak kunjung selesai. Padahal dirinya sudah mengajukan pembuatan akta tersebut sejak beberapa hari sebelumnya.

"Pokok saya masih disuruh bolak balik ke sana ke mari. Masalahnya tidak semua berkas yang kurang itu disampaikan oleh petugas, hanya disampaikan satu per satu," jelasnya.

Kata Tulis, ketika kekurangan berkas yang dibutuhkan petugas sudah diserahkan, ternyata masih ada berkas lain yang diminta. Sehingga membuat dirinya kewalahan harus mengikuti perintah tersebut.

"Kalau misalnya berkas kita kurang banyak apa susahnya petugas langsung menyampaikan. Ini tidak, berkas yang kurang disampaikan satu-satu," ucapnya.

Selain itu, Yulis menyampaikan, bahwa petugas tidak cepat melayani warga. Sehingga banyak warga lain yang mengeluh lantaran terlalu lama menunggu.

"Ketika ada warga yang sudah selesai dilayani itu tidak langsung melayani warga yang lain. Jadi kami pun yang antre nunggu lama," katanya.

Yulis berharap, petugas lebih aktif dan cepat melayani warga. Sehingga dengan adanya MPP ada perubahan besar. Apalagi pemerintah mengklaim ketika layanan MPP beroperasi dinilai mempermudah kepentingan warga.

"Faktanya ketika MPP beroperasi tidak ada perubahan baik. Pelayanan yang diberikan masih belum berjalan optimal," tandasnya.

Sementara itu, pejabat fungsional pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Situbondo, Zainul tidak banyak menanggapi keluhan tersebut.

Dia menyarankan jika layanan tidak optimal agar melapor melalui aplikasi. "(Komplain) melalui aplikasi pengaduan, Mas," pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #mpp #pelayanan #Dikeluhkan #warga #mall pelayanan publik