Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sekilas Peran Tiga Srikandi Calon Gubenur Jawa Timur 2024

Redaksi • Selasa, 5 November 2024 | 17:53 WIB
Tiga pasangan calon gubernur Jawa Timur saat mengikuti debat sesi pertama. (Suryanto/Radar Surabaya)
Tiga pasangan calon gubernur Jawa Timur saat mengikuti debat sesi pertama. (Suryanto/Radar Surabaya)

RADAR SITUBONDO - Luluk Nur Hamidah merupakan calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu. Dia  lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 25 Juni 1971.

Ia memiliki latar belakang pendidikan lulusan dari kampus di Indonesia dan luar negeri.

Menempuh pendidikan Sarjana (S1) di IAIN Sunan Ampel Malang dan melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Sosiologi FISIP Universitas Indonesia.

Mbak Luluk juga merupakan lulusan S2 Publik Administrasi Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura (LKYSPP).

Luluk juga aktif menyuarakan isu kesejahteraan sosial, lingkungan dan pemberdayaan.

Luluk memulai karier politiknya sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia juga termasuk salah-satu Ketua DPP PKB.

Luluk pernah menduduki kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024, dari daerah pemilihan Jawa Tengah IV mencakup Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen.

Sedangkan Khofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jatim nomor urut dua, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 19 Mei 1965.

Ia memiliki latar belakang pendidikan lulusan studi S1 Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.

Dia melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia pada bidang keilmuan yang sama.

Sebelum itu, Khofifah juga tumbuh di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Sejak sekolah SMA dirinya aktif berorganisasi dalam Ikatan Putra Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Setelah itu, periode karier politiknya terus berlanjut ia dipercaya untuk memimpin Jawa Timur dengan menjadi Gubernur periode 2019-2024 bersama dengan pasangan wakil Gubernur Emil Elistyanto Dardak yang berhasil memenangkan Pilkada Jatim pada 27 Juni 2018.

Terakhir calon nomor urut 3, Dr. (H.C.) Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T. atau akrab disapa dengan nama Ibu Risma, merupakan perempuan kelahiran Kediri, 20 November 1961. Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan Mochammad Chuzaini dan Siti Mudjiatun.

Tri Rismaharini menempuh pendidikannya di di SMP Negeri 10 Surabaya, dilanjutkan di SMA Negeri 5 Surabaya. Risma kemudian mengambil jurusan Arsitektur di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan lulus pada tahun 1987.

Selain itu, Risma pernah menjadi wali kota Surabaya selama dua periode yaitu 2010 - 2015 dan 2016 - 2020. Namanya pun tercatat sebagai Wali Kota Surabaya perempuan pertama dalam sejarah.

Di bawah  kepemimpinannya, Risma yang keras dan tegas, mampu menarik atensi publik. Salah satu pencapaian Risma yang menjadi perbincangan adalah berhasil menutup kawasan prostitusi di Surabaya, yakni gang Dolly.

Pada 22 Desember 2020, Tri Rismaharini dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju.

Ia menggantikan posisi Juliari Batubara yang terjerat kasus korupsi dana Bansos Covid-19.
Kini, tiga orang mencalonkan diri untuk menjadi Gubenur Jawa Timur. Tiga Srikandi ini saling memperebutkan kursi Gubenur Jatim pada 27 November 2024 mendatang.

Luluk Nur Hamidah diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Khofifah didukung 15 partai politik, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, NasDem, Perindo, PAN, PKS, PPP, PSI, PKN, PBB, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Garuda, dan Partai Prima. Sedangkan Tri Rismaharini didukung PDI Perjuangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tri rismaharini #khofifah indar parawansa #calon gubernur jatim #LULUK NUR HAMIDAH