RadarSitubondo.id - Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 di Dusun Ardani, Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, roboh setelah diterjang hujan, pukul 12.30, Rabu (27/11).
Akibatnya, proses penghitungan suara sempat mengalami kendala. Logistik pilkada juga langsung dipindah ke dalam ruangan agar tidak basah.
TPS roboh akibat terpal bagian atas yang dijadikan penutup terisi air hujan. Akibatnya, terpal tidak kuat menahan beban hingga akhirnya roboh.
“Terpal dipasang dengan posisi rata. Andai ada pembuangan air mungkin tidak akan sampai roboh,” kata Kapolsek Kapongan, Iptu Teguh Santoso.
Kata Kapolsek, saat TPS diketahui mau roboh, KPPS berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memasukkan logistik pemilu ke dalam kelas.
“Semua kotak suara langsung dimasukkan ke dalam gedung sekolah agar tidak terkena air. Alhamdulillah semuanya terselamatkan,” ungkap Kapolsek.
Dikatakan, proses penghitungan suara maupun pencoblosan tetap berjalan lancar meskipun sempat terganggu.
“Beruntung TPS roboh setelah orang selesai mencoblos. Untuk penghitungan harus dilakukan di dalam gedung sekolah karena situasi darurat,” pungkas Kapolsek. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin