Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Rio-Ulfi Dilantik 10 Februari 2025, Ini Permintaan Bupati-Wabup Terpilih kepada ASN Pemkab Situbondo

Iwan Feriyanto • Selasa, 7 Januari 2025 | 18:04 WIB
KOMUNIKASI: Pasangan bupati -wakil bupati terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo-Ulfiah mengecek ruang kerja ASN di kantor Sekretariat Pemkab Situbondo, Senin (6/1).
KOMUNIKASI: Pasangan bupati -wakil bupati terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo-Ulfiah mengecek ruang kerja ASN di kantor Sekretariat Pemkab Situbondo, Senin (6/1).

RADAR SITUBONDO – Pasangan bupati-wakil bupati terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo – Ulfiah (Rio-Ulfi) meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Situbondo tidak perlu menyediakan karpet merah untuk menyambutnya.

Lebih baik momentum tersebut dibangun dengan suasana yang bisa mengundang perhatian masyarakat. Sehingga, kepala daerah bisa lebih dekat dengan rakyatnya.

Pernyataan itu disampaikan Mas Rio saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pelantikan kepala daerah di ruang IR Pemkab Situbondo, Senin (6/1).

Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta tim transisi naik kelas.

Pria yang akrab disapa Mas Rio itu menyampaikan, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih rencananya akan digelar 10 Februari 2025.

Itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024. Selama tidak ada perubahan, maka jadwal pelantikan mengacu pada ketentuan tersebut.

“Untuk penyambutan pasca pelantikan nanti sebaiknya tidak menggunakan karpet merah. Secara filosofis karpet merah itu pemisah antara yang elit dengan yang jelata. Itu yang tidak kami inginkan. Kami ingin dekat bersama rakyat dan bekerja tulus untuk rakyat Situbondo,” ujarnya.

Mas Rio mengaku sudah mendengar rencana Pemkab Situbondo yang akan menggelar karpet merah yang digagas Sekda Situbondo.

Namun, penggunaan karpet tersebut bukan mencerminkan budaya Indonesia. Kebiasaan tersebut merupakan tradisi kebarat-baratan yang menganut sistem feodal.

“Kehadiran saya ke Situbondo ingin benar-benar membawa mindset aristokrat. Jadi saya berharap itu semua dipahami dan menjadi pegangan kita bersama ke depan. Bahwa hal-hal seperti itu ayo kita ubah, lebih santai saja semuanya,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Situbondo, Wawan Setiawan mengatakan, pelantikan bupati dan wakil bupati Situbondo akan digelar di gedung Grahadi Surabaya. Yang melantik adalah Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030.

“Acara pelantikan akan dilaksanakan di gedung Grahadi Surabaya pada tanggal 10 Februari 2025. Itupun kalau tidak ada perubahan jadwal,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#Ulfiah #pelantikan #Mas Rio #Wabup #bupati #Pemkab Situbondo #Yusuf Rio Wahyu Prayogo