Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tim Transisi Rio-Ulfi Siapkan Program Abhek Rembhek untuk Situbondo Naik Kelas

Iwan Feriyanto • Senin, 13 Januari 2025 | 18:39 WIB
Anggota divisi empat tim transisi naik kelas, Haji Tolak Atin memimpin acara
Anggota divisi empat tim transisi naik kelas, Haji Tolak Atin memimpin acara

RadarSitubondo.id - Jajaran Tim Transisi Naik kelas optimistis bupati dan wakil bupati terpilih Yusuf Rio Wahyu Prayogo - Ulfiah mampu menjalankan tugas kepala daerah secara maksimal. Sehingga cita-cita Situbondo naik kelas tercapai di bawah kepemimpinan Rio-Ulfi.

Pernyataan itu disampaikan ketika menggelar acara "Abhek Rembhek Situbondo naik kelas" di aula kantor DPC PKB, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Sabtu (11/1) lalu. Acara ini diikuti organisasi perangkat daerah [OPD], ormas dan komunitas.

Dalam momen ini, OPD memaparkan program kerjanya yang mendukung terhadap visi-misi Bupati Rio untuk menjadikan Situbondo naik kelas. Demikian juga ormas dan komunitas, menyampaikam harapan dan usulan untuk mendukung apa yang menjadi obsesi bupati yang terkenal dengan tagline 'patenang' tersebut.

Anggota divisi empat Tim Transisi Naik Kelas, Haji Tolak Atin mengatakan, kiprah mas Rio dan Mbak Ulfi akan terus mendapat pengawalan selama menjadi bupati. Agar program kerja lima tahun ke depan bisa tepat sasaran sesuai dengan visi dan misi yang telah digagas saat pilkada.

"Mengapa ini penting? Karena kami tidak ingin Mas Rio dan Mbak Ulfi lupa terhadap visi dan misinya untuk mewujudkan Situbondo naik kelas," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Jih Tolak itu mencontohkan, sejumlah agenda penting telah disiapkan untuk mendukung program kerja bupati. Meliputi persoalan yang terjadi di Situbondo agar mendapat perhatian serius untuk dapat diselesaikan.

"Permasalah apapun yang terjadi di Situbondo saat ini kami inventarisir. Misalnya membuka lapangan kerja untuk mengurai masalah pengangguran dan persoalan lainnya," jelasnya.

Dikatakan, pengawasan program kerja tidak hanya dilakukan oleh tim transisi. Namun, dirinya juga akan melibatkan masyarakat agar kontrol terhadap kinerja bupati semakin kuat.

"Seperti penyusunan program kerja bupati kami pastikan akan terlibat langsung. Supaya bupati nantinya tidak lupa terhadap janji politiknya," tandasnya.

Sementara itu, salah satu peserta undangan, Ketua IKA PMII Situbondo, Hadi Prianto menyampaikan agar bupati terpilih nantinya dapat melakukan trobosan besar dalam mensejahterakan masyarakat. Salah satunya di bidang pendidikan. Pasalnya, banyak kebijakan sekolah yang kurang berpihak kepada wali murid.

"Misalnya meniadakan kebiasaan sekolah berbisnis seragam. Karena selama ini kasus tersebut sangat membebani wali murid. Nah ini tentu menjadi tantangan bagi Mas Rio dan Mbak Ulfi," ucapnya.

Baca Juga: KPU Tetapkan Bupati-Wakil Bupati Situbondo Terpilih, Mas Rio: Terima Kasih dan Patenang

Pria yang akrab disapa Hadi itu menyebutkan, penggunaan bermacam-macam seragam sekolah juga tidak efektif. Hal itu merupakan pemborosan yang kurang efektif di lingkungan pendidikan.

"Sekarang peserta didik menggunakan seragam putih biru, almamater, batik dan Pramuka. Ini harus dirubah, misalnya cukup menggunakan putih biru dan Pramuka seperti dahulu. Lebih praktis dan hemat," jelasnya.

Ditambahkan, kebijakan lain di bidang kesehatan harus lebih baik. Kemudian, pemberdayaan masyarakat juga harus optimal jika ingin mencapai Situbondo naik kelas.

"Seperti janji pinjaman modal usaha dengan bunga nol persen ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Maka ketika sudah dilantik harus terealisasi," pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#Ulfiah #pelantikan #Mas Rio #tim transisi #situbondo naik kelas #bupati situbondo