Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Belum Terima Surat Penundaan Pengangkatan dari Pemerintah Pusat, BKP-SDM Situbondo Tetap Ajukan Ratusan NIP CASN

Iwan Feriyanto • Sabtu, 8 Maret 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi ASN Situbondo. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
Ilustrasi ASN Situbondo. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)

RADAR SITUBONDO – Penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) baik PNS maupun PPPK oleh pemerintah pusat, tidak mengganggu kinerja Pemkab Situbondo menyelesaikan proses rekrutmen CASN tahap satu. Sebab, pemerintah daerah hingga kini belum mendapatkan edaran resmi. 

Kepala Bidang (kabid) Mutasi dan Kepangkatan pada BKP-SDM Situbondo, Bayu Indra Wahyono mengatakan, pemkab telah mengajukan Nomor Identitas Pegawai (NIP) calon ASN PPPK  kepada Badan Kepagwaian Negara (BKN) yang lulus seleksi.

Disebutkan, ada ratusan calon ASN PPPK yang diajukan untuk mendapat NIP. Pengajuan NIP tersebut merupakan bagian dari proses administrasi untuk menuntaskan tahapan seleksi penerimaan calon ASN-PPPK.

“Kami fokus pada rekrutmen ASN PPPK. Kalaupun ada rencana penundaan pengangkatan kami tidak bisa komentar, karena belum ada aturan yang kami terima sampai saat ini,” ujarnya, Jumat (7/3).

Dikatakan, ada 439 orang yang lulus seleksi dan sedang diajukan NIP. Pengajuan ini berdasarkan hasil seleksi dan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi ASN-PPPK.

Bayu mengaku, 439 orang yang diajukan NIP sebetulnya masih belum memenuhi kuota rekrutmen ASN PPPK  sebanyak 455 orang.

Sebab, pada seleksi tahap pertama ada beberapa formasi yang minim yang pendaftar, seperti formasi dokter, farmasi dan apoteker.

“Masih ada kuota 16 orang  belum terisi. Maka untuk mengisi kuota tersebut saat ini dilaksanakan seleksi tahap dua. Prosesnya sudah berjalan tahap administrasi, selanjutnya mereka yang lolos akan mengikut tes CAT yang akan di gelar bulan April atau Maret 2025,” jelasnya.

Bayu menambahkan, rekrutmen ASN-PPPK ini merupakan amanat undang-undang untuk melakukan penataan honorer di lingkungan Pemkab Situbondo.  Khususnya bagi tenaga honorer yang sudah lama mengabdi dan terdaftar di data base BKN.

“Peserta yang mengikuti seleksi adalah mereka yang selama ini menjadi tenaga honorer. Ketika lolos maka dia punya kesempatan menjadi ASN PPPK,” pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, persaingan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Situbondo untuk lolos ASN-PPPK  berlangsung ketat.

Pasalnya, kuota yang disediakan hanya 455 orang.  Namun yang mendaftar mencapai 4000-an orang. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#CASN #ditunda #pns #pemerintah pusat #pppk #Pemkab Situbondo