Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Politisi Partai Golkar Ini Berpendapat Sudah Waktunya Situbondo Punya Kecamatan Baluran

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 2 Mei 2025 | 01:08 WIB
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Situbondo, Drs H, Syaifullah MM.
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Situbondo, Drs H, Syaifullah MM.

RadarSitubondo.id – Wacana dan pemikiran Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk menjadikan Baluran sebagai kecamatan ke-18 di Kabupaten Situbondo menuai berbagai macam pendapat. Salah satunya dari anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Situbondo, Drs H, Syaifullah MM. Bagi dia, langkah tersebut merupakan salah satu cara Mas Bupati berinovasi agar kesejahteraan masyarakat yang merupakan tujuan dari pembangunan nasional dapat terlaksana lebih cepat, tepat sasaran dan efisien.

Syaifullah mengakui, pernyataan Mas Bupati Rio memang membuat sejumlah pihak terusik. Namun, itu tak perlu disikapi berlebihan. Bagi politisi Partai Golkar ini, yang perlu dicermati adalah apa yang menjadi semangat, ide dan gagasan serta substansi pemikiran Mas Bupati. “Dengan pemikiran positif, bahwa semangat otonomi daerah yang memberi kewenangan daerah berinovasi agar kesejahteraan masyarakat yang merupakan tujuan pembangunan nasional, dapat terlaksana lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien,” terang Syaifullah.

Dengan adanya Kecamatan Baluran, lanjut dia, identitas Taman Nasional (TN) Baluran yang sudah mendunia akan semakin menguatkan daya saing pembangunan Kabupaten Situbondo dalam melaksanakan desentralisasi, innovation dan collaboration. Secara politis, TN Baluran memang merupakan wilayah taman nasional. Namun, penjaga hidup di wilayah tersebut adalah rakyat Situbondo.

“Bahkan, hajat hidup TN maupun rakyat Situbondo sudah saling ketergantungan. Artinya, ada rakyat Situbondo di wilayah TN Baluran yang juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Situbondo untuk mendapat jaminan kesejahteraan. Jadi wajar kalau pemkab ingin menunaikan kewajiban itu,” paparnya.

Lebih lanjut Syaifullah memaparkan, semangat Mas Bupati Rio saat ini harus mendorong OPD terkait untuk segera menyiapkan persyaratan-persyaratan yang diperlukan sebagaimana amanat PP 17 tahun 2018 tentang Kecamatan. Mulai dari jumlah penduduk minimal, luas wilayah minimal, usia minimal kecamatan dan jumlah desa atau kelurahan minimal. Selain persyaratan dasar tersebut, juga harus memenuhi syarat administratif, teknis dan fisik kewilayahan.

“Saya meminta agar OPD terkait lebih proaktif menyikapi dan menerjemahkan pemikiran Mas Bupati dengan menyusun Milestone tahap-tahap krusial yang akan membantu dalam menyusun perencanaan, penentuan jadwal, dan pelaporan kemajuan atau perkembangannya,” terangnya.

Sambil mempersiapkan hal-hal tersebut, kata Syaifullah, secara simultan perlu juga menyusun rencana fasilitas-fasilitas yang lebih baik. Mulai dari peningkatan puskesmas menjadi rumah sakit type D, mengaktifkan pasar desa, koperasi desa dan BUMDes, mengaktifkan kembali Desa Kebangsaan sebagai penyangga TN Baluran.

“Yang tak kalah pentingnya adalah memperbanyak event yang ditempatkan di Baluran seperti Triatlon serta mempromosikan wisata minat khusus yaitu menyaksikan latihan perang yang secara rutin dilaksanakan di T 12. Perlu juga disediakan pusat oleh-oleh yang represestatif atau dibangunnya creative hub untuk mendukung kegiatan para pelaku ekraf menciptakan karya karya terbaiknya,” jelasnya.

Menurut Syaifullah, TN Baluran yang dikenal dengan julukan Afrika Van Java, merupakan Kawasan konservasi alam yang bertujuan melindungi flora dan fauna serta menjaga ekosistemnya. Kawasan ini dikelola melalui system zonasi untuk berbagai tujuan seperti penelitian, pendidikan, ilmu pengetahuan, budidaya , pariwisata dan rekreasi yang sudah kelas dunia. Tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan nusantara, tetapi juga wisatawan manca negara.

“Pada juli 2024 saja, sudah terdapat 20.689 wisatawan berkunjung ke TN Baluran. Makanya kondisi inilah yang oleh Mas Rio dijadikan sebagai momentum dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Dengan pemikirannya yang visioner Mas Rio ingin membentuk Kecamatan Baluran yang akan mempermudah dan meningkatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat desa,” tegasnya.

Sebagai warga yang baik, terang Syaifullah, masyarakat harus bangga dan cinta kepada Situbondo. “Sudah saatnya, la bejena Bersama sama Mas Rio sebagai Nahkodanya mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera. Berkolaborasi dengan kabupaten sekitar, dalam mewujudkan NKRI, Ayo kita doakan semoga Mas Rio dipermudah semua langkahnya, semoga niat baiknya bersamaan dengan Ridlo Allah. Menuju Situbondo Naik Kelas,” terang pria yang juga Ketua Korda KAUJE Kabupaten Situbondo tersebut. (*)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #tn baluran