Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

DPRD Morowali Kepincut Budidaya Ikan Situbondo, Segmentasi Lengkap Jadi Daya Tarik Utama

Ahmad Rifa'ie • Senin, 6 April 2026 | 21:06 WIB
TUKAR PENGALAMAN: Anggota DPRD Situbondo menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Morowali di Kantor DPRD Situbondo, Senin (6/4). (Ahmad Rifa
TUKAR PENGALAMAN: Anggota DPRD Situbondo menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Morowali di Kantor DPRD Situbondo, Senin (6/4). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Situbondo menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Mereka membahas pengembangan sektor budidaya ikan karena melihat potensi Situbondo yang memiliki karakter yang sama seperti di Kabupaten Morowali.

Selain itu, Situbondo berada di wilayah pesisir dan perairan, serupa dengan Kabupaten Morowali yang dikenal dengan budidaya ikannya. Oleh karena itu, rombongan DPRD Morowali ingin mengetahui secara langsung kebijakan dan program yang diterapkan di Situbondo dalam mengembangkan sektor tersebut. “Secara geografis, Kabupaten Morowali hampir sama dengan kabupaten kita, yaitu memiliki garis pantai yang panjang,” kata Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, Senin (6/4).

Mahbub menambahkan, kesamaan geografis tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk saling belajar dalam mengembangkan budidaya ikan secara maksimal. “Selain itu, Morowali juga merupakan daerah industri dengan banyak perusahaan nikel. Namun, di wilayah pesisirnya juga banyak masyarakat yang melakukan budidaya ikan, khususnya ikan Kerapu,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu hal yang membuat DPRD Morowali tertarik berkunjung ke Situbondo adalah perbedaan segmentasi budidaya ikan. Di Morowali, budidaya ikan lebih banyak berada pada tahap pembesaran hingga siap jual. Sementara di Situbondo, segmentasinya lebih lengkap. “Di Situbondo ada berbagai segmentasi, mulai dari telur, benih ukuran tiga cm, hingga ikan siap jual. Hal inilah yang membuat DPRD Morowali tertarik berkunjung ke Situbondo,” jelasnya.

TUKAR PENGALAMAN: Anggota DPRD Situbondo menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Morowali di Kantor DPRD Situbondo, Senin (6/4). (Ahmad Rifa
TUKAR PENGALAMAN: Anggota DPRD Situbondo menerima kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Morowali di Kantor DPRD Situbondo, Senin (6/4). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

Mahbub juga menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan balasan sebagai bentuk penjajakan kerja sama, bahkan membuka peluang kerja sama khusus seperti sister city dalam bidang budidaya ikan. Selain itu, di Situbondo juga terdapat unit usaha yang dikelola oleh Dinas Peternakan dan Perikanan yang sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. “Tempat ini bisa menjadi sarana pembelajaran budidaya ikan, mulai dari air tawar, air payau, hingga air laut,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah memiliki program Gemar Makan Ikan yang tertuang dalam peraturan bupati. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari perda inisiatif DPRD tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan. “Perda ini merupakan inisiatif DPRD dengan tujuan melindungi dan memberdayakan nelayan, mengingat jumlah nelayan di Situbondo cukup banyak,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Herdianto Marsuki, S.E., mengatakan bahwa pihaknya sangat tertarik dengan potensi perikanan di Situbondo, khususnya di sektor budidaya. “Kami sebagai pembuat regulasi di Kabupaten Morowali ingin mencontoh perda perlindungan nelayan serta melihat langsung potensi budidaya ikan di Situbondo,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Morowali telah mulai menerapkan kebijakan pemberian bantuan kepada nelayan. Oleh karena itu, pihaknya ingin mempelajari lebih lanjut kebijakan serupa yang telah lebih dulu diterapkan di Situbondo. “Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak informasi terkait usaha perikanan dari sektor budidaya. Ini menjadi salah satu potensi perekonomian di Kabupaten Situbondo,” jelasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #budidaya ikan #DPRD Situbondo