Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

DPRD Situbondo Desak Pendidikan Jadi Prioritas! Rekomendasi LKPJ Bupati Soroti Ribuan Anak Tak Sekolah

Ahmad Rifa'ie • Selasa, 21 April 2026 | 19:47 WIB
PENYERAHAN REKOMENDASI: Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Djunaidi (tengah) memberikan dokumen rekomendasi kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kiri), dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Situbondo, Selasa (21/4). (Ahmad Rifa
PENYERAHAN REKOMENDASI: Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Djunaidi (tengah) memberikan dokumen rekomendasi kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kiri), dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Situbondo, Selasa (21/4). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, Selasa (21/4). Dalam rapat tersebut, DPRD meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo untuk lebih memaksimalkan peningkatan sektor pendidikan.

Sebagai salah satu penopang utama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Situbondo selain kesehatan dan ekonomi, sektor pendidikan dinilai masih perlu mendapat perhatian serius. DPRD menekankan pentingnya mempertahankan capaian IPM yang sudah baik, sekaligus terus meningkatkan kualitas pendidikan. “Pendidikan harus menjadi prioritas, terutama terkait rata-rata lama sekolah yang masih belum optimal. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk dicarikan solusi konkret,” kata Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Djunaidi, usai pelaksanaan paripurna.

Dia menambahkan, sektor pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius agar capaian yang ada dapat dipertahankan. DPRD juga mendorong agar pendidikan menjadi prioritas utama, terlebih masih terdapat ribuan anak yang tidak bersekolah. “Kalau urusan ekonomi dirasa sudah naik dan cukup progresif, kesehatan pun juga demikian. Tinggal urusan pendidikan ini yang harus terus dimaksimalkan,” tambahnya.

Mahbub juga mengungkapkan bahwa capaian IPM Situbondo menunjukkan tren positif. Pada 2024, IPM tercatat sebesar 71,22 dan meningkat menjadi 71,87 pada 2025. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan. Karena itu, DPRD merekomendasikan agar sektor pendidikan terus diperkuat. “Rekomendasi sudah disepakati. IPM kita saat ini menunjukkan perkembangan yang baik, dan ini harus terus dijaga serta ditingkatkan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah penyampaian rekomendasi yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, dokumen tersebut akan disampaikan kepada kepala daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. “Rekomendasi ini nantinya akan disampaikan kepada kepala daerah dan juga ke Kemendagri sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Selanjutnya, DPRD akan melakukan pemantauan terhadap tindak lanjut rekomendasi tersebut oleh pihak eksekutif. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan efektivitas pelaksanaan rekomendasi. “Setelah itu akan dipantau apakah rekomendasi ini direalisasikan atau tidak oleh pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan DPRD. Dengan adanya rekomendasi tersebut, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Situbondo. “Kami akan mengakomodasi semua rekomendasi. Proses pembangunan ini dinamis, sehingga perbaikan terus diperlukan. Tidak ada yang sempurna, apalagi jika berkaitan dengan capaian angka dan indikator,” ujarnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#paripurna #DPRD Situbondo #lkpj #Pemkab Situbondo