Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sekolah Rakyat di Situbondo Segera Dibangun, Pemkab Siapkan Akses Jalan Lewat Perubahan APBD 2026

Ahmad Rifa'ie • Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49 WIB
LOKASI TERPILIH: Pengendara motor melewati tugu penanda batas Desa Siliwung, Kecamatan Panji, belum lama ini. (Ahmad Rifa
LOKASI TERPILIH: Pengendara motor melewati tugu penanda batas Desa Siliwung, Kecamatan Panji, belum lama ini. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo akan segera membangun akses jalan yang menjadi salah satu syarat utama pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Anggarannya akan dialokasikan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Anggaran pembangunan akses jalan itu dialokasikan dalam Perubahan APBD 2026 karena keberadaan jalan tersebut menjadi syarat yang harus dipenuhi sebelum pembangunan Sekolah Rakyat dapat direalisasikan. Dengan demikian, seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat harus dilengkapi terlebih dahulu agar proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Situbondo dapat berjalan sesuai rencana. “Untuk pembangunan akses jalan yang menjadi salah satu syarat pembangunan Sekolah Rakyat di Situbondo, akan dialokasikan melalui Perubahan APBD,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Situbondo, Viskanto Adi Prabowo.

Viskanto menjelaskan, meskipun lokasi Sekolah Rakyat di Situbondo telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI, hingga saat ini kawasan tersebut belum memiliki akses jalan masuk yang memadai. Karena itu, pembangunan akses jalan harus dilakukan terlebih dahulu agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan maksimal sesuai ketentuan.

“Surat dari Kemensos yang kami terima menyebutkan bahwa syarat yang harus dipenuhi selain akses jalan dari jalan utama menuju lokasi, juga ketersediaan air bersih,” tambahnya.

Viskanto mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut dari Kemensos terkait jadwal pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, Pemkab Situbondo berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan, terutama dua syarat utama tersebut.

“Saat ini kami fokus menyelesaikan dua persyaratan, yakni pembangunan akses jalan dan penyediaan air bersih. Anggarannya melalui Perubahan APBD 2026,” tegasnya.

Menurut Viskanto, lahan yang diajukan dan telah disetujui Kemensos sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat berada di Desa Sliwung. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 9 hektare dan telah melalui proses survei oleh tim dari Kemensos. “Tim dari Kementerian Sosial sudah melakukan survei dan menyetujui lahan tersebut untuk dibangun Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Dia menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis jenjang SD hingga SMA yang digagas Presiden untuk menekan angka kemiskinan ekstrem melalui peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis dari jenjang SD sampai SMA yang bertujuan menekan angka kemiskinan ekstrem, dan salah satunya akan dibangun di Situbondo,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#sekolah rakyat #Pemkab Situbondo