Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Akhiri Kekosongan Jabatan, Bupati Situbondo Lantik 25 Kepala Sekolah Definitif dan Puluhan ASN

Ahmad Rifa'ie • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:47 WIB
JANJI JABATAN: Sejumlah kepala sekolah dan ASN mengucapkan sumpah  mengemban amanah saat prosesi pengambilan sumpah di Pendapa Rakyat Situbondo, Jumat (3/7). (Ahmad Rifa
JANJI JABATAN: Sejumlah kepala sekolah dan ASN mengucapkan sumpah mengemban amanah saat prosesi pengambilan sumpah di Pendapa Rakyat Situbondo, Jumat (3/7). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Setelah cukup lama sejumlah sekolah dipimpin pelaksana tugas (Plt), Pemerintah Kabupaten Situbondo akhirnya mengakhiri kekosongan jabatan kepala sekolah. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melantik dan mengambil sumpah jabatan 25 kepala sekolah jenjang SMP serta puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Pendapa Rakyat Situbondo, Jumat (3/7). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain menyerahkan surat keputusan penugasan kepada para kepala sekolah definitif, Bupati Rio juga mengambil sumpah jabatan bagi pejabat fungsional yang telah memenuhi ketentuan sesuai manajemen aparatur sipil negara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Situbondo, Rasmiyatiningsih, menjelaskan, pengambilan sumpah jabatan dilakukan sebagai implementasi ketentuan peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan ASN.

Ia merinci, sebanyak 20 pegawai negeri sipil dilantik dalam jabatan fungsional. Rinciannya, 13 orang melalui pengangkatan pertama, enam orang melalui perpindahan dari jabatan lain, serta satu orang melalui mekanisme penyesuaian atau inpassing.

Selain itu, Pemkab Situbondo juga menyerahkan Keputusan Bupati kepada 25 guru yang resmi mendapat penugasan sebagai kepala sekolah jenjang SMP.

"Sebanyak 25 guru yang ditugaskan menjadi kepala sekolah SMP telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)," ujar Rasmiyatiningsih.

Akhiri Kepemimpinan Plt di Sekolah

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan pelantikan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberadaan kepala sekolah definitif sangat penting untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan.

Rio mengakui selama ini masih terdapat sejumlah sekolah yang dipimpin oleh pelaksana tugas. Karena itu, guru-guru yang telah memenuhi persyaratan kini diberi mandat sebagai kepala sekolah definitif.

"Selamat kepada kepala sekolah yang telah menjadi definitif. Semoga dengan tambahan amanah ini sekolah yang Anda pimpin semakin maju," ujarnya.

Dorong Pendidikan Berkarakter dan Kemandirian Anak

Dalam arahannya, Rio menegaskan bahwa Pemkab Situbondo tengah menyiapkan kurikulum pendidikan yang lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter dan kemandirian peserta didik.

Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah memasukkan aktivitas domestik ke dalam proses pembelajaran. Menurutnya, kebiasaan melakukan pekerjaan rumah sejak kecil akan membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.

"Rata-rata orang sukses ketika masih kecil dididik untuk mengerjakan urusan domestik. Hal itu juga diperkuat oleh penelitian Harvard University yang berlangsung selama 75 tahun," katanya.

Guru Diminta Rajin Membaca dan Mengembangkan Potensi Siswa

Rio juga mengingatkan para guru agar terus meningkatkan kompetensi melalui kebiasaan membaca buku maupun jurnal ilmiah. Menurutnya, pendidik yang terus memperbarui pengetahuan akan menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif.

"Guru yang gemar membaca pasti memiliki cara mendidik yang berbeda karena selalu memperbarui pengetahuannya," tegasnya.

Di sisi lain, ia meminta dunia pendidikan tidak lagi memandang kecerdasan siswa hanya dari prestasi akademik. Setiap anak, katanya, memiliki bakat yang berbeda dan harus memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensinya.

"Jangan lagi menganggap yang pintar matematika saja yang hebat. Anak yang pandai bermain musik atau memiliki bakat lain juga harus mendapat ruang untuk berkembang," tandasnya.

Pelantikan kepala sekolah definitif ini diharapkan mampu mempercepat pengambilan kebijakan di tingkat sekolah, memperkuat kualitas layanan pendidikan, sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelantikan ASN #pendidikan Situbondo #kepala sekolah #BKPSDM #bupati situbondo