RADARSITUBONDO.ID – Di tengah mencuatnya kasus dugaan penyalahgunaan anggaran desa yang menyeret sejumlah kepala desa di Situbondo, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan peringatan keras kepada tiga kepala desa hasil Pemilihan Antarwaktu (PAW) yang baru dilantik. Pesan utamanya tegas: jangan pernah bermain-main dengan Dana Desa (DD) karena setiap rupiah anggaran harus dipertanggungjawabkan untuk kepentingan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Mas Rio saat melantik tiga kepala desa PAW di Pendopo Aryo Situbondo, Senin (13/7). Menurutnya, pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Peringatan tersebut bukan tanpa alasan. Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah memberhentikan sementara sejumlah kepala desa yang diduga melakukan penyalahgunaan keuangan negara setelah tidak mampu mengembalikan kerugian negara berdasarkan hasil temuan pemeriksaan.
"Kepada tiga kepala desa hasil pergantian antarwaktu (PAW) yang hari ini dilantik, saya berpesan agar tidak bermain-main dan selalu berhati-hati dalam mengelola Dana Desa," tegas Mas Rio.
Tiga Kades PAW Resmi Dilantik
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Situbondo mengukuhkan tiga kepala desa hasil PAW, yakni:
Taufiq Hidayat sebagai Kepala Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan.
Abul Hasan sebagai Kepala Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan.
Khairil Anwar sebagai Kepala Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar.
Ketiganya diharapkan segera menjalankan roda pemerintahan desa serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Rangkul Semua Warga, Termasuk Rival Politik
Selain mengingatkan soal pengelolaan Dana Desa, Mas Rio juga meminta para kepala desa yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang politik.
Menurutnya, kontestasi politik telah selesai sehingga kepala desa wajib merangkul semua pihak, termasuk warga yang sebelumnya menjadi rival dalam proses pemilihan.
"Pak Kades harus bisa merangkul semuanya. Ketika Anda sudah memimpin, maka seluruh masyarakat harus dirangkul dan jangan membeda-bedakan," ujarnya.
Mas Rio mencontohkan hubungan harmonis yang ia bangun bersama Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah. Menurutnya, meskipun ada berbagai upaya yang mencoba memecah kekompakan keduanya, mereka tetap menjaga soliditas demi kepentingan masyarakat.
"Kunci kemajuan suatu daerah adalah ketika para pemimpinnya rukun," katanya.
Diminta Bangun Pemerintahan Desa yang Transparan
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Ia meminta para kepala desa mengoptimalkan penggunaan Dana Desa untuk program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo.
"Saya berharap kepala desa yang baru dilantik mampu menghadirkan pemerintahan desa yang inklusif. Program-program yang dijalankan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing," ungkapnya.
Mas Rio memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap kinerja para kepala desa sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa.
"Kinerja kepala desa ini akan terus kita pantau ke depan," pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono