Nakhoda legislatif dan eksekutif secara selaras memetakan strategi besar untuk membawa Kabupaten Situbondo yang berjuluk Kota Santri “naik kelas”. Hal itu dilakukan di tengah bayang-bayang tantangan fiskal global serta kebutuhan untuk memperkuat fundamental ekonomi daerah.
Performa makroekonomi Situbondo sepanjang 2025 dinilai menunjukkan perkembangan positif, meski masih menghadapi berbagai tantangan fiskal. Dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut, DPRD mengusung tema “Refleksi Perjalanan, Konsolidasi Pembangunan, dan Menatap Situbondo Naik Kelas.”
“Melalui Rapat Paripurna Istimewa ini, kami mengusung tema ‘Refleksi Perjalanan, Konsolidasi Pembangunan, dan Menatap Situbondo Naik Kelas’,” kata Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Djunaidi. (*)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo