Ekonomi Situbondo Tumbuh, DPRD Minta Pemkab Tak Terlena dengan Capaian

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Harjakasi ke-208 menjadi momentum DPRD dan Bupati Rio mendorong kemandirian fiskal serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas golongan.
Harjakasi ke-208 menjadi momentum DPRD dan Bupati Rio mendorong kemandirian fiskal serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas golongan.
 
RADARSITUBONDO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208, Sabtu (15/8). Dalam kesempatan tersebut, legislatif menekankan pentingnya membangun kemandirian daerah di tengah kondisi fiskal global.

Nakhoda legislatif dan eksekutif secara selaras memetakan strategi besar untuk membawa Kabupaten Situbondo yang berjuluk Kota Santri “naik kelas”. Hal itu dilakukan di tengah bayang-bayang tantangan fiskal global serta kebutuhan untuk memperkuat fundamental ekonomi daerah.

Performa makroekonomi Situbondo sepanjang 2025 dinilai menunjukkan perkembangan positif, meski masih menghadapi berbagai tantangan fiskal. Dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut, DPRD mengusung tema “Refleksi Perjalanan, Konsolidasi Pembangunan, dan Menatap Situbondo Naik Kelas.”

“Melalui Rapat Paripurna Istimewa ini, kami mengusung tema ‘Refleksi Perjalanan, Konsolidasi Pembangunan, dan Menatap Situbondo Naik Kelas’,” kata Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Djunaidi. (*)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Harjakasi 208 fiskal Situbondo DPRD Situbondo Bupati Rio situbondo naik kelas