Poster Kabinet Tangguh Beredar, Dedy Mulyadi Didapuk Presiden dan Ahok Wakil Presiden

Agung Sedana • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:57 WIB
Beredar di media sosial poster kabinet tangguh. (Istimewa)
Beredar di media sosial poster kabinet tangguh. (Istimewa)

RADARSITUBONDO.ID - Poster bertajuk “Kabinet Tangguh” beredar di media sosial dan memuat sejumlah nama tokoh nasional yang disebut akan mengisi pemerintahan periode 2029-2034. Dalam poster tersebut, Dedy Mulyadi dicantumkan sebagai Presiden RI, sedangkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditempatkan sebagai Wakil Presiden RI.

Poster itu juga memuat nama sejumlah tokoh lain untuk berbagai posisi pemerintahan. Namun, daftar tersebut merupakan konten yang beredar di media sosial dan bukan susunan kabinet resmi pemerintah.

Kemunculan poster tersebut turut mendapat perhatian dari kritikus pendidikan Darmaningtyas. Melalui akun X, dia menilai beredarnya daftar tersebut dapat dibaca sebagai ekspresi ketidakpuasan sebagian pengguna media sosial terhadap pemerintahan saat ini.

“Ini mulai beredar kreativitas netizen sbg ekspresi ketidak puasan terhadap pemerintahan yang ada,” tulis Darmaningtyas di akun X.

Dia kemudian menambahkan bahwa fenomena tersebut berbeda dengan daftar kabinet bayangan yang pernah muncul sebelumnya.

“Baru kali ini pada masa kepemimpinan yg sah muncul daftar Menteri Kabinet Bayangan dan Kabinet Tangguh,” sambungnya.

Nama-nama dalam poster Kabinet Tangguh

Selain Dedy Mulyadi dan Ahok, poster tersebut mencantumkan sejumlah nama tokoh dengan posisi pemerintahan yang berbeda.

Herman Deru tercantum sebagai Menteri Sekretaris Negara. Mahfud MD ditempatkan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, sedangkan Bambang Brodjonegoro disebut sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.

Nama Anies Baswedan juga masuk dalam daftar sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono dicantumkan sebagai Menteri Koordinator Pertahanan, Keamanan dan Strategis.

Untuk posisi menteri teknis, poster tersebut menempatkan Gatot Nurmantyo sebagai Menteri Pertahanan dan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

Thomas Trikasih Lembong disebut sebagai Menteri Perdagangan, Investasi dan Hilirisasi. Adapun Andi Amran Sulaiman tercantum sebagai Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Nama Susi Pudjiastuti juga muncul dalam daftar sebagai Menteri Kelautan dan Ekonomi Maritim.

Poster itu masih memuat sejumlah nama lainnya, antara lain Panut Mulyono, Tjandra Yoga Aditama, Suyanto, Tandiyo Rahayu, Ganjar Pranowo, Retno L.P. Marsudi, Tri Rismaharini dan Wishnutama Kusubandio.

Selain itu, terdapat nama Sherli Joanda, Emil Salim, Adian Yusak Yusak Napitupulu, Abraham Samad, Nasaruddin Umar, Almuazzammil Yusuf, Rocky Gerung hingga Anindya Novyan Bakrie yang dicantumkan sebagai Menteri BUMN.

Poster bukan susunan kabinet resmi

Beredarnya poster tersebut perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Tidak ada keterangan dalam bahan yang tersedia bahwa daftar tersebut merupakan keputusan resmi pemerintah, partai politik, atau lembaga negara.

Karena itu, nama-nama yang tercantum tidak dapat disebut sebagai calon resmi menteri untuk pemerintahan 2029-2034 hanya berdasarkan poster tersebut.

Poster “Kabinet Tangguh” lebih tepat diberitakan sebagai konten yang beredar di media sosial, sementara komentar Darmaningtyas menjadi bagian dari respons terhadap kemunculan konten tersebut.

Editor : Agung Sedana
kabinet tangguh poster