RADARSITUBONDO.ID – Konsolidasi internal PDI Perjuangan di Situbondo tak hanya menjadi ajang merapatkan barisan kader. Di tengah persiapan menghadapi agenda politik mendatang, partai tersebut juga membagikan 1.500 paket sembako kepada warga.
Kegiatan DPC PDI Perjuangan Situbondo itu digelar di Kecamatan Besuki, Jumat (18/9). Bantuan disalurkan kepada warga di 25 desa yang tersebar di tiga kecamatan.
Konsolidasi tersebut dihadiri jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Forum itu sekaligus menjadi momentum penguatan hubungan antara struktur DPD, DPC, PAC hingga anak ranting.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengatakan, kehadiran pengurus provinsi di wilayah pinggiran merupakan bagian dari upaya mendekatkan struktur partai dengan masyarakat. Menurut dia, aktivitas partai tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan atau pusat pemerintahan.
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memastikan seluruh mesin partai, mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, hingga anak ranting, bergerak dalam satu kesatuan rasa dan visi. Kami ingin merajut silaturahmi yang erat dengan akar rumput,” ujarnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur M. H. Said Abdullah mengatakan, keberadaan partai di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui pelayanan dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga.
“Kita lahir dari warga miskin, maka hari ini jangan coba-coba melupakan orang yang memang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Dia menyebut pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan seluruh kader. Menurut Said, hubungan dengan warga menjadi bagian dari kerja politik partai menjelang agenda Pemilu 2029.
Deni menambahkan, PDI Perjuangan saat ini mempersiapkan struktur organisasi untuk menghadapi berbagai agenda elektoral, termasuk pemilu legislatif dan pemilihan kepala daerah.
Dia menyebut sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PDI Perjuangan sebagai figur potensial di Jawa Timur. Nama yang disebut antara lain Eri Cahyadi di Surabaya, Hanindhito Himawan Pramana di Kediri, Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, serta Achmad Fauzi di Sumenep.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Situbondo Andi Handoko memaparkan perkembangan restrukturisasi organisasi di tingkat daerah. Berdasarkan keterangannya, komposisi kepengurusan kini melibatkan 34 persen perempuan dan sekitar 44 persen generasi muda berusia di bawah 35 tahun.
“Target kami ke depan adalah menempatkan kader di setiap daerah pemilihan (dapil), termasuk mendorong keterwakilan perempuan yang lebih besar di parlemen,” ujarnya.
Andi mengatakan, penguatan struktur tersebut diarahkan untuk meningkatkan kerja organisasi hingga tingkat akar rumput. DPC PDI Perjuangan Situbondo sendiri saat ini dipimpin Andi Handoko untuk masa bakti 2025–2030 berdasarkan struktur resmi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Dalam konsolidasi tersebut, arah kerja partai menuju Pemilu 2029 turut dibahas. Namun, keputusan mengenai pilihan politik dan mandat elektoral pada akhirnya berada di tangan pemilih.
Kegiatan pembagian sembako menjadi bagian lain dari agenda tersebut. Sebanyak 1.500 paket disalurkan kepada masyarakat di wilayah Besuki dan sekitarnya sebagai bentuk kegiatan sosial yang dilakukan bersamaan dengan konsolidasi internal partai. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo