Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Balai Pelestarian Kebudayaan Jatim Kaji Asrama Inggrisan Banyuwangi, Tahun Depan Mulai Direvitalisasi

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 30 Oktober 2023 | 23:00 WIB
PERIKSA RANCANGAN: Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI bersama arkeolog Disbudpar Banyuwangi Bayu Ari Wibowo melakukan kajian di Asrama Inggrisan, Minggu (29/10).
PERIKSA RANCANGAN: Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI bersama arkeolog Disbudpar Banyuwangi Bayu Ari Wibowo melakukan kajian di Asrama Inggrisan, Minggu (29/10).

RadarSitubondo.id – Revitalisasi kompleks bersejarah Asrama Inggrisan rencananya akan dimulai pada tahun depan.

Sebelum revitalisasi gedung Inggrisan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XI melakukan kajian. Tujuannya untuk memastikan proses pembangunan tidak merusak nilai sejarah dan cagar budaya.

Selama melakukan kajian sejak Senin (23/10) hingga Jumat (27/10), tim melakukan eskavasi ringan untuk mengetahui tapak asli bangunan.

Didampingi arkeolog dari Disbudpar Banyuwangi, tim BPKW XI melihat bagaimana bentuk tapak pondasi yang terbuat dari campuran bata merah, kapur, dan campuran semen dan kerakal.

Mereka juga melihat bunker Inggrisan berisi pipa saluran air yang terbuat dari besi. Selama eskavasi, tim sempat menemukan fragmen genteng asli Inggrisan yang memiliki ketebalan kurang dari 2 cm.

Ketua tim kajian BPKW XI Ratna Ferdianti mengatakan, dalam revitalisasi kondisi bangunan harus tetap dijaga agar seperti kondisi aslinya.

Asrama Inggrisan merupakan bangunan cagar budaya peringkat provinsi. Ratna mengatakan, nantinya hasil kajian akan dijadikan dasar untuk menyusun desain dari revitalisasi Asrama Inggrisan.

Karena itu, hampir semua komponen struktur bangunan termasuk tembok dan pondasi ikut menjadi bagian yang dikaji oleh tim BPKW.

“Revitalisasi ini dilakukan untuk melestarikan cagar budaya. Kami ingin memastikan bahwa revitalisasi ini tidak mempengaruhi eksistensi bangunan dan sesuai perundangan Cagar Budaya,” kata Ratna.

Sekkab Banyuwangi Mujiono mengatakan, Pemkab terus berkordinasi dengan arsitek untuk menyiapkan landscape pendukung bangunan Inggrisan.

Desain tengah disiapkan untuk lebih detail baik bangunan induk maupun pendukung. Pemkab juga berkordinasi dengan Balai Besar Pemukiman Jawa Timur untuk menyiapkan pelaksanaan proyek.

Ke depan pembangunannya akan digarap oleh Kementerian PUPR. “Lelang kemungkinan akan dimulai pada tahun ini, pembangunanya akan dimulai tahun 2024,” tandasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi #arkeolog #cagar budaya #Inggrisan #bunker