RadarSitubondo.id – Babak final Liga Puisi 3 berlangsung seru dan meriah pada Sabtu (28/10). Sebanyak 40 peserta dari kategori SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan Guru bersaing menjadi yang terbaik di hadapan dewan juri.
Para finalis liga puisi tersebut menunjukkan penampilan terbaiknya di studio podcast Radar Banyuwangi TV. Finalis wajib membacakan satu puisi dari buku Antologi Anak Merah Putih. Para finalis tampil mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00.
Uniknya dalam gelaran final liga puisi kemarin, peserta kategori SMA/SMK/MA dapat juri kehormatan yang berasal dari Mohammad Octavianus Masheka selaku narasumber workshop pembuatam puisi dan sutradara, penyair, dan deklamator.
Setelah melalui proses penjurian yang cukup ketat, terpilih juara 1, 2, 3, masing-masing kategori. Selain itu, dewan juri juga memilih juara harapan 1, dan harapan 2 setiap kategori.
Panitia Liga Puisi Gerda Sukarno mengatakan, seluruh juara liga puisi dalam tiap kategori telah melalui seleksi yang ketat.
Terlebih untuk kategori guru dan SMA/SMK/MA pihaknya mengaku terdapat satu juri tambahan yang mumpuni di bidangnya.
”Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta juara. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Semua sudah melalui prosedur yang ditentukan,” ujarnya.
Salah satu dewan juri Fatah Yasin Noor mengatakan, penampilan peserta yang masuk babak final sangat memukau. Kemampuan olah suara dan ekspresi mereka sangat baik.
Kepada peserta, Fatah mengucapkan selamat dan berharap dapat bertemu dalam gelaran liga puisi tahun depan.
”Tiap melakukan penentuan juara, dewan juri selalu berdebat karena tahun ini peserta finalis hampir semua bagus,” ujar sastrawan senior Banyuwangi itu.
Sastrawan asal Bali Wayan Jengki menambahkan, pengalaman juri liga puisi kali ini sangat berkesan.
Apalagi dalam proses penjurian ini, dia ditemani dengan dua juri senior selaku sastrawan Banyuwangi.
”Para juara yang terpilih tentu mereka yang sudah teruji. Saya ucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) atas lomba yang diselenggarakan. Saya harap peserta dapat terus belajar sehingga menjadi lebih mumpuni di kemudian hari,” tandasnya. (tar/sgt)
Editor : Ali Sodiqin