Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bandara Banyuwangi Mencekam Gegara Lahan Kosong Dekat Landasan Pacu Pesawat Terbakar

Dedy Jumhardiyanto • Selasa, 31 Oktober 2023 | 02:35 WIB
PADAMKAN API: Tim Penanganan Kebakaran Bandara Banyuwangi menyemprotkan air di lokasi yang terbakar, Minggu (29/10).
PADAMKAN API: Tim Penanganan Kebakaran Bandara Banyuwangi menyemprotkan air di lokasi yang terbakar, Minggu (29/10).

RadarSitubondo.id – Kebakaran hebat terjadi di lahan kosong masuk kawasan Bandara Banyuwangi, Sabtu malam (28/10) pukul 21.00 WIB.

Api meludeskan ilalang di dalam areal bandara. Warga sempat panik melihat kobaran api yang begitu besar. Malam itu suasana bandara benar-benar mencekam.

Beruntung, kebakaran rumput tersebut berhasil diatasi oleh Tim Penanganan Kebakaran Bandara (Tim PKP-PK) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi dengan mengerahkan seluruh personel dan delapan kendaraan utamanya.

“Kebakaran tidak berdampak pada operasional penerbangan dan fasilitas bandara. Tidak ada kerusakan maupun gangguan di bandara,” ungkap Executive General Manager Bandara Banyuwangi, Johan Seno Acton.

Titik api muncul di lahan kering di dekat  Bandara Banyuwangi yang jauh dari bangungan gedung terminal. Perlu diketahui, total luas area Bandara Banyuwangi 131,8 hektare. Area yang terdampak kebakaran jauh dari terminal bandara.

”Tim gabungan pemadam sangat sigap dan berhasil menanggulangi api di lahan tersebut. Kami fokus pada pengamanan aset di wilayah Bandara Banyuwangi. Seluruh fasilitas operasional dan penerbangan Bandara Banyuwangi aman,’’ jelas Johan.

Kesigapan petugas gabungan semata kesiapan peralatan yang dimiliki tim PK-PPK Bandara Banyuwangi dengan menurunkan 2 unit kendaraan Utama Foam Tender dengan total kapasitas air sebanyak 8.800 liter ditambah dengan dukungan fasilitas 8 unit mobil Damkarmat Banyuwangi.

Total keseluruhan air untuk memadamkan api menggunakan air yang bersumber dari Ground Water Tank (GWT) Bandara Banyuwangi.

Dikatakan Johan, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi internal. Bandara Banyuwangi juga melakukan mitigasi-mitigasi untuk mencegah terulangnya kembali kejadian yang sama dengan melakukan sosialisasi kepada pekerja.

“Petugas kami menyisir lahan yang terbakar dan berpotensi terjadinya kebakaran dengan melakukan penyiraman air untuk mengantisipasi kejadian serupa,’’ tandasnya.

Sementara itu, Polresta Banyuwangi tengah menyelidiki penyebab kebakaran ilalang di dekat bandara. Hingga kemarin (29/10) polisi belum bisa mengungkapkan penyebab kebakaran.

"Penyebabnya masih dalam proses penyelidikan. Kami belum bisa memastikan apakah sengaja dibakar atau tidak," tegas Kasi Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Agus Winarno.

Dalam kejadian tersebut, aparat kepolisian telah memintai dua orang sebagai saksi. Keduanya dianggap mengetahui terjadinya kebakaran pertama kali.

"Kami sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan tentang insiden tersebut," katanya.

Lahan yang terbakar, jelas Agus, berada di sebelah barat kantor BMKG atau tepatnya di selatan landasan pacu pesawat.

"Dampak dari insiden kebakaran tersebut masih kita koordinasikan dengan pihak bandara," cetusnya.

Selama musim kemarau, Agus mengimbau masyarakat untuk ikut mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kami berharap masyarakat ikut mengantisipasi dengan tidak membakar sampah sembarangan. Jangan membuang puntung rokok sembarangan di dekat area yang mudah terbakar," imbaunya. (ddy/rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#terbakar #lahan kosong #kebakaran #pesawat #landasan pacu #putung rokok #bandara banyuwangi #mencekam #karhutla