RADAR SITUBONDO - Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan tinjauan kondisi arus mudik di Pelabuhan ASDP Ketapang pada H-6 Idul Fitri Selasa (25/3) siang. Dia memastikan kelancaran arus kendaraan dari Pulau Jawa dan Bali.
Salah satu yang menjadi perhatianya adalah akses CCTV yang ada di monitoring room milik ASDP dan command center Posko Terpadu Mudik Lebaran 2025.
Mujiono melihat fungsi CCTV cukup vital dalam penataan arus mudik. Petugas baik dari ASDP maupun kepolisian bisa melihat kondisi riil dari CCTV untuk memastikan kelancaran di Ketapang.
"Dari paparan GM ASDP kondisi di Ketapang masih cenderung lancar, mereka sudah melakukan antisipasi sejak H-13 sampai H+8. Ini sinergi yang baik antara Pemkab, ASDP dan Kepolisian," kata Mujiono.
Di ASDP ketapang sendiri ada 110 CCTV yang disebar diberbagai titik. Kemudian di Pelabuhan Gilimanuk ada 87 titik CCTV. Mujiono mengatakan dirinya berharap ada semakin banyak CCTV yang dipasang.
Terutama di titik-titik bufferzone. Salah satunya di Terminal Sritanjung. Sehingga petugas kepolisian dan tim terpadu bisa melakukan tindakan lebih cepat saat ada insiden kepadatan di lapangan.
"Kita lihat cukup lengkap titik yang terpantau di CCTV. Ini memperkuat konektifitas antaran Ketapang dan Gilimanuk. Saat ini kita sedang siapkan penambahan lain di titik titik bufferzone,"imbuhnya.
Selain melihat monitoring room, Mujiono juga menilik kondisi mini hospital yang dioperasikan 24 jam di pelabuhan.
Layanan itu menurutnya cukup berguna untuk para pemudik yang ingin memeriksa kondisi kesehatan.
"Tadi saya lihat ada yang cek tensi karena kelelahan. Ini bermanfaat untuk pemudik yang merasa kesehatanya bermasalah."kata Muji. (fre)
Editor : Ali Sodiqin