Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terjawab Mengapa Tim SAR Tak Bisa Langsung Temukan KMP Tunu Pratama saat Awal Tenggelam di Selat Bali

Muhammad Khoirul Rizal M. • Kamis, 10 Juli 2025 | 22:05 WIB

Ilustrasi KMP Tunu Pratama/ doc Khoirul Rizal
Ilustrasi KMP Tunu Pratama/ doc Khoirul Rizal


RADAR SITUBONDO - Ada fakta terbaru perihal tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali beberapa hari lalu.

Kapal yang lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi itu tenggelam dalam perjalanannya menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

KMP Tunu Pratama yang total membawa 53 penumpang, 12 kru dan 22 kendaraan.

Sampai saat ini, puluhan korban masih dinyatakan hilang akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Akhirnya Ada Kepastian, Jalan Tol Probowangi Bakal Tembus ke Bulusan Banyuwangi, Target Rampung 3 Tahun Lagi?

Sebelum tenggelam, kapal sempat mengirimkan sinyal bahwa telah terjadi kebocoran mesin.

Namun, tak berselang lama kapal langsung hilang kontak dan dinyatakan tenggelam.

Sempat menjadi tanda tanya warganet, mengapa tim SAR tidak langsung menuju kapal saat akan tenggelam.

Belakangan, SAR Banyuwangi memberikan klarifikasi, bahwa usai 10 menit KMP Tunu Pratama memberikan sinyal, petugas sudah tiba di lokasi.

Baca Juga: Bukan di Jakarta, Erick Thohir Konfirmasi FIFA Match Day Timnas Indonesia Digelar di Jawa Timur

"Saat menuju lokasi, kapal masih mengirimkan sinyal darurat, kejadian berlangsung cepat," tulis SAR Banyuwangi melalui sosial media resminya yang dikutip Radarsitubondo.id, Kamis (10/7).

Bahkan, tim SAR tidak menemukan tanda-tanda apapun di lokasi tenggelamnya kapal.

"Tanda-tanda tumpahan BBM dan barang-barang korban tidak ditemukan sama sekali," lanjut keterangan SAR.(*)

 

 

Editor : Bayu Saksono
#banyuwangi #tim sar #bali #KMP Tunu Pratama Jaya #pelabuhan ketapang banyuwangi #pelabuhan gilimanuk