RADAR SITUBONDO - Sempat disebutkan, bahwa posisi KMP Tunu Pratama dekat dengan kabel bawah laut Jawa dengan Bali.
Kabel penyuplai kebutuhan listrik di Pulau Dewata itu disebutkan tidak jauh dari titik tenggelamnya KMP Tunu Pratama dalam perjalannya dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Gilimanuk.
Sehingga, sempat dikhawatirkan, kabel bawah tersebut akan terkena bangkai kapal di Selat Bali.
Sehingga nantinya listrik di Bali akan terganggu seiring dengan proses evakuasi yang dilakukan tim SAR.
Baca Juga: Bahaya, Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Dapat Ancaman Via DM, Ini Isinya
Belakangan, tim SAR memberikan keterangan terkait hal tersebut, petugas menjelaskan, posisinya sementara di titik aman.
"Pendeteksian mengarah pada reff 8 yang berada di koridor aman dari kabel bawah laut milik PLN," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Eko Suyatno, Jumat (11/7).
Menurutnya, sejauh ini jaraknya masih masuk kategori aman untuk proses operasi.
"Berjarak sekitar 3,6 kilometer dari kabel paling selatan," tambah Eko di keterangan resmi.
Baca Juga: Timnas Indonesia Akan Lawan Lebanon dan Kuwait, Catat Tanggalnya
Untuk diketahui, sampai saat ini proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.
Korban-korban yang belum ditemukan diduga masih terjebak di dalam KMP Tunu Pratama Jaya.
Penyelaman bawah laut diperlukan untuk memastikan dan pencarian terhadap para korban.(*)
- Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo hari ini di Google News
Editor : Bayu Saksono