RadarSitubondo.id - Wisata di Bondowoso juga tidak ada habisnya untuk menarik wisatawan.
Di Kabupaten Bondowoso terdapat wisata yang sangat unik, bahkan selain dijadikan tempat wisata juga sebagai wahana edukasi.
Hal ini karena wisata yang satu ini juga sebagai tempat peninggalan situs bersejarah di zaman purba.
Jadi tidak heran saat wisatawan berwisata bisa juga sekaligus belajar sejarah di tempat ini.
Adapun tempat yang dimaksud adalah wisata Batu Lawang atau masyarakat setempat lebih mengenal dengan Beto Labeng.
Dilansir dari Radar Jember, juru pelihara watu lawang, Abdul Wapi menjelaskan, selain dikenal dengan sebutan batu labeng juga disebut Batu Eppian.
Di tengah batu megalitik tersebut terdapat celah berukuran belasan sentimeter.
Konon, di celah batu disebut bisa dipantau tanda masuknya musim kemarau yang akan segera tiba.
"Jadi kalau posisi matahari berada tepat di atas celah batu, maka itu pertanda musim kemarau akan datang. Petani akan mulai menanam padi," kata Wapi.
Jadi sejak zaman dahulu celah batu tersebut sebagai alat pengukur datangnya musim kemarau.
Tempat ini jaraknya sekitar 19 KM dari pusat Kota Bondowoso dengan jarak waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. (*)
Editor : Ali Sodiqin